Home / 2 Jam Bersama Cappucino Cinta

2 Jam Bersama Cappucino Cinta

2 Jam Bersama Cappucino Cinta, teringat akan ..

Sesosok wanita bertubuh semampai dengan wajah yang biasa saja, berpenampilan menarik, baru saja berhenti di persimpangan jalan. Mengambil handphone dari saku jaket kulitnya, sambil menikmati suasana senja yang dingin menusuk ke kalbu. Ada senyuman yang tersungging karena merasa ada sesuatu. Seolah mencari seseorang yang telah menunggunya, lalu jari jari manisnya memijit keypad qwerty, dan bercakap – cakap melalu ponselnya, sambil menebar senyuman. Tak jauh dari tempat itu menemukan papan nama  bertuliskan Rumah Kopi, tempat dimana ada sekeping hati menunggu.

Akhirnya menemukan sosok itu melambaikan tangannya, dengan senyuman bahagia terpancar dari bibir keduanya, mendekati nya dan duduk di meja yang telah di pesan . Lalu menyapa “Hai Cinta..!” sosok laki-laki tegap, berkulit hitam legam biasa  memanggilnya. Perasaan dag dig dug menyelimuti Cinta saat itu, terlihat dari gerak geriknya yang kaku. Sambil sesekali mengibaskan rambutnya dan malu-malu.  Menjawab sapaan dan menyodorkan tangannya “Hai.. Kapten Bhirawa, apa kabarnya nih? Lama tak jumpa ya !”

Tampak keduanya kaku, membuang jauh pandangan agar tak bertemu. Sempat mencuri pandang, masih tetep dengan mata belonya, hidung andalannya dan tentu saja senyuman manisnya. Udara yang dingin menambah kebekuan hati tuk berbicara, hanya menggoyang goyangkan kaki mengalihkan suasana hati yang tak menentu. Tiba tiba mendekat  pelayan cantik, memberikan daftar menu. “Ga ada Nasi Gudeg ya ?” tanya Cinta. Namanya juga Rumah Kopi, yang tersedia pasti lah kopi, jawab Sang Kapten Bhirawa dengan nada tinggi. Mereka tertawa lepas, “Pesan 2 Cappucino saja Mba!” jawab Cinta. Tak sampai 5 menit pesanan datang, hhmm .. Cinta bergumam, melihat secangkir Cappucino ada tanda Love nya.

Cappucino Cinta | nchie hanieSedikit demi sedikit menikmati Cappucino Cinta yang mampu mencairkan suasana yang beku, menambah kehangatan obrolan, di selingi cerita masa lalu  pertama kalinya  mengirim surat cinta, penuh canda dan tawa. Sang Kapten, bolak balik melihat jam di tangannya dengan gelisah, lalu menghembuskan nafas panjang. “Maaf  Cinta saatnya aku harus pergi..!”  dengan kecupan lembut di pelipis ,  Sang Kapten berlalu begitu saja. Hanya meninggalkan pesan singkat, berbunyi..

“Makasih Cinta sudah datang, makasih atas pertemuan  malam ini, meski hanya 2 jam tapi sangat berarti. Maafkan aku.. Tak ingin menyakiti hatimu, terlalu baik dan terlalu indah dirimu untukku. Aku kan menunggumu  disini, tahun depan..ku kan kembali ..menikmati Cappucino Cinta, di kota yang penuh Kenangan, Surabaya. Tunggu aku ya..!!  Love  You “

“Selamat Jalan Kapten Bhirawa, semoga  selalu berbahagia bersamanya !”

“Aku kan menunggumu  ” lirih Cinta..

cappucino cinta | senandung cinta

Cerita  ini diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contest:Senandung Cinta

 nchie-hanie

 

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

102 comments

  1. keren teh, lala yeye akhirnya teh ncie kelar juga FF nya, sukses teteh cantik 🙂

  2. so sweet banget….

    cinta….ngopi sama aq yuuuukkkkk…xixixi

  3. ihhiiiiiiiiiiiiirrrrrrrrrrrr

  4. ah… Kenapa wanita selalu identik dengan menunggu 🙁 hiks..

  5. Semoga sukses GA nya ya Teh. Dan tentunya lebih nikmat dengan secangkir capucino yang hangat.

    Salam wisata

  6. Secangkir Chapuchinra dan setangkup roti selai sayang hmmm…madommm…:))

  7. kapten birawanya mau kemana? 🙂 keknya si kapten udah nikah deh. 🙁

  8. Capucino untukku mana…
    Cinta pake syal dileher apa gak ya…

  9. Ah, jadi pengen minum kapucino lagi. Soalnya saya belum pernah ngerasain yang ada gambar lophe-nya. Hahaha…

  10. Kalo cinta mau kopi kothok, pasti kapten birawa mau menemani lebih dari 2 jam atau 2 hari, bisa juga 2 tahun, bahkan 20 tahun, tapi sayangnya kopi cappucino jadi ya 2 jam saja ya,, ( karena kapten birawa paling suka dengan kopi kotok).. heheee…

  11. Hanya 2 jam utk menuntaskan rindu? Mana cukup? Setelah itu harus menunggu setahun utk bisa ketemu lagi? Mana kuat?

    Eh kok aku yang sewot ya? Padahal Cinta dan Bhirawa menikmatinya heheheh
    BTW gudlak ngontesnya mbak

  12. Mbak… kalau ingin gudeg ke Yogya aja banyak. Tinggal pilih mau yang mana. 🙂
    Ups… #gagalfokus

    Semoga beruntung ya mbak dg kontesnya 🙂

  13. Aku belum bikin. Bikin apa ya? Belum nemu ide.

  14. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Flash Fiction Senandung Cinta.

    Ikuti juga Kontes Unggulan Blog Review Saling Berhadapan di BlogCamp (http://abdulcholik.com)

    Salam hangat dari Surabaya

  15. tumben nih bikin fiksi… 🙂
    good luck ya buat kontesnya!

  16. Hmmm, kenapa nama sosok itu dibawa-bawa? Khawatir nanti ada yang salah sangka, padahal kapten juga bukan? Apalagi sosok itu tidak terlalu suka kopi. Pengen ya minum kopi sama sosok itu? Ahiy … :p

  17. Haiiihh.. ini si Cinta jadi selingkuhan gitu ya Teh?

  18. ak ingin menyakiti hatimu, terlalu baik dan terlalu indah dirimu untukku. => tapi malah pilih yang lain. Kalo sy yg jadi Cinta trus tahun depan ketemu lagi bakalan sy keplak tuh kapten :p

  19. cara nikmat menikmati cinta…hmmmm
    sukses GAnya mbak..

  20. Hmmm.. kayaknya saya mencium aroma cinta terlarang nih

  21. Dua Jam saja…aaaich, m=nyaingin yang satu jam sajaaaa…

    Sukses ya aunty Nchie

    Salam
    Astin

  22. Capuccino cintanya mash tahun depan lagi ya? Semoga Cinta akan bertemu dengan kapten Bhirawanya lagiii

  23. kok mau2nya si cinta dijadiin selingkuhan? ckckck

  24. Kapten Bhirawa, main ke Serang juga dong.. hihihihi *gagal fokus*

  25. hanya ngopi trus smoga bhagia bersamanya, bersama siapa teh nchi?

  26. walahh ngopi ko ga ajak ajak, ceu..hihii

  27. kejar atuh jangan menunggu terus 🙂

  28. Ihhh kok malu malu sihhhh

  29. duh bahasanya meuni bageur pisan Teh. mantap surantap, moga menang yaa 😀

  30. Sukses buat GAnya teh..
    salam kenal ya…:)

  31. asyeeekkk Teh Nchie nge-fiksi *tari pompom*.
    Kesian ih si Cinta..

  32. berarti tahun depan bakal ada kelanjutan kisah pertemuan si Cinta ya …;)

  33. Kereeen teh ceritanya, semoga sukses ya 🙂

  34. Kok bersamanya sih teh hihihi,
    gudlakkk kontesnyawww

  35. ahayyyyy sistaku nyuguhin fiksi.. manisssnyaaa.. 🙂 🙂
    jadi pengen kapucinolope hehhe..

    apa kabareeee sistaaaaaaaaa *kecup*

  36. Fiksi melambai di rumah NChie Hanie, selamat meramaikan GA ya Jeng

  37. Nchie, punten lama nggak kesini…dan ternyata, ada senandung cinta yang tertuang dalam secangkir capuccino..hohoho, akhirnya meragukan nih, happy ending atau sad ending ya?
    😉

  38. Nchie, sehat-sehat kan?
    Gimana door prize TV-nya?
    Kalo nggak ada tempat, boleh dilempar ke rumah saya kok 😛

  39. xixixixi mantap oi..fiksinya bikin cedat cedut

  40. aku koq jadi gemes sendiri nih ama kapt Bhirawa, berani2nya memainkan perasaan Cinta *koq malah aku yg sewot ndiri

  41. kapten bhirawa balik yaa, ditunggu di surabaya lho sambil nikmatin kapucino 😀

  42. Yah, kenapa coba si kapten mesti pergi, hehe..

    Ceritanya bagus, teh..sukses yaaa ^_^

  43. hadeh, romatismen rek, iki ngarang beneran apa berdasar tru story sama orang surabaya?…hehehehe

    suskes ya bu Nchie 🙂

  44. Cinta sedih pasti, karena Kapten sidah “bersamanya” (orang lain). Waaah, kejaaam. 😀

  45. waaah meneguk rindu bersama cappucino cinta….
    sayangnya cuma 2 Jam…
    selamat menabung rindu lagi ya Mba Cinta… 1 tahun masih lama… heheheh

    Good Luck ya Teh untuk GAnya.. Aamiin 🙂

  46. Kapan-kapan kalau ketemu, kita harus ngopi bareng…

  47. cinta selalu dikaitkan dengan kopi ya, enggak teh atau es campur.hehehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *