Home / Blogging / Curhat Itu Energi Negatif, Ini Tips Mencegahnya!
nchie hanie | blogger bandung | lifestyle blogger

Curhat Itu Energi Negatif, Ini Tips Mencegahnya!

Curhat Itu Energi Negatif, Ini Tips Mencegahnya. Pernah ga sih merasa pusing dan lelah ketika mendengar teman atau rekan kerja yang selalu mengeluh? Jika iya, berarti sudah mulai tertular energi negatif dari orang tersebut. Orang-orang tipe demikian memang akan  selalu ada di sekitar kita. Tak hanya mengeluh saja , terkadang mereka membuat masalah demi mencari perhatian, biasanya dijuluki negative people. Mereka dapat menularkan energi negatif dan menarik pada lingkaran masalah mereka tentunya sangat mengganggu.

Menjadi tempat curhat alias tonk sampah  teman, rekan kerja, atau kerabat adalah aku banget. Alhamdulillah bisa menjadi orang kepercayaan bagi sekitar, namun beban berat buatku karena harus tetep menjaga amanah “rahasia” mereka. Mungkin di mata teman aku termasuk orang yang dapat memberikan solusi dan simpati atas permasalahan mereka. Tau ga sih, mulai dari permasalahan perceraian, putus cinta, naksir gebetan, pertengkaran, jambak-jambakan, jodoh semua ada.

Teringat ketika menghadapi curhatan anak-anak di tempat kerja, setiap pagi  ada waktu ngobrol, ngopi sambil mendengarkan satu persatu mereka mengeluarkan uneg-uneg. Belum lagi si Bapak Bos yang  rajin berkicau, selalu siap menjadi tonk sampah curhatnya. Nah, ibarat seorang psikiater mendadak tiba-tiba sok bijak menjadi pendengar yang setia, cuma modal pasang kedua telingaku saja, yang curhat pun seneng.  Tetap menjaga batasan, jika dibutuhkan dan meminta solusi ya baru aku kasih, lagi-lagi menjadi “Mama Nchie” yang konon katanya bisa memberikan semangat dan ketenangan bagi jiwa-jiwa mereka yang gelisah dan galaw, menganggap kalau  memang layak dipercaya, penyabar dan bijak (terharu).

Seringkali, ketika mempunyai masalah dan banyak pikiran, ada sebagian orang memang bercerita. Curhat pada seseorang  yang dianggap mampu menerima curhatannya, semata-mata hanya ingin membuat diri menjadi plong, lebih nyaman, sedikit menghilangkan beban. Nah, proses curhat ingin membuang energi negatif, lalu energi negatif pun akan terbuang. Bahayanya  adalah ketika teman curhat,  energi negatif akan berpindah kepada orang yang dicurhati.

Omaygot, selama ini memang ku merasa seperti penampungan uneg-uneg, kelu kesah  mereka bahkan sampai rela datang dan mencari tempat ngopi hanya untuk mendengarkan curhatan saja.  Jujur, terkadang kondisi mental dan jiwa seakan menurun terbawa arus curhatan mereka, otomatis memberikan aura yang negatif buat diri sendiri, dan aku pun menyadari itu. Namun, ketika diri sendiri sedang banyak pikiran, dan tak bisa mencurahkannya sebenarnya  menyimpan banyak kandungan energi negatif di dalam diri. Karena itulah, tanpa sadar ingin rasanya  mengembalikan level energi dalam tubuh menjadi positif kembali.

Tapi, jangan khawatir untuk mencegah energi-energi negatif ketika menerima curhatan, ini tipsnya ala seorang Nchie Hanie, eaaa..

  • Bersikap Tenang

Saat menerima curhatan  diri ini harus tenang, jika tenang, informasi atau energi negatif bisa dihalangi untuk dikonfirmasikan melalui pikiran baik secara sadar ataupun tidak, jadi tidak terbawa emosi jiwa.

  • Berpikiran Positif

Setiap menerima curhatan, niatnya membantu untuk sekedar melegakkan hati meski hanya menjadi pendengar setia. Dengan begitu membuat senang dan tertawa, rasanya sesuatu. Ya, dengan mendengarkan curhatan bisa diambil hikmahnya saja dan belajar dari pengalaman.

  • Menjaga jarak

Memiliki banyak teman tentu banyak manfaatnya, namun pertemanan yang baik juga seharusnya saling berbagi suka dan duka. Namun, kenyataannya  tidak sedikit dari teman adalah  merupakan pribadi yang pesimistis, stress, dan selalu dirundung bad mood . Mulai waspada dan berhati-hati karena berada di antara orang-orang yang memancarkan aura negatif dalam waktu yang lama, cepat atau lambat akan mengontaminasi diri  menjadi seperti mereka.

  • Berkumpul dengan orang-orang baik

Orang orang baik tersebut adalah mereka yang memiliki kandungan energi positif tinggi. Tentunya berharap jika berdekatan dengan mereka, energi negatif kita bisa sedikit demi sedikit berganti menjadi positif.

  • Mendamaikan diri

Tingakatkan level energi dengan cara menciptakan kedamaian dalam diri, bisa dengan mendekatkan diri padaNya, membaca buku, me time, berlatih yoga atau bermeditasi.  Di saat banyak faktor eksternal yang dapat merangsang sisi emosional yang negatif, di situlah ditantang  untuk berpikir jernih dan mengontrol diri  untuk mendamaikan diri sendiri dahulu.

  • Merelease diri dengan shaking

Ini salah satu teknik untuk membuang energi negatif, Trauma Release Exercise. Poin ini nanti aku bahas terpisah ya, namun pada intinya  seberapa banyak energi negatif yang diterima, aku kan kembali membuangnya dengan cara shaking, tsalalala..lala..

Begitulah kiranya membentengi diri sendiri dari energi negatif berupa curhatan sekitar. Ya bagaimanapun ingatlah juga bahwa..

“Sebuah pertemanan/persahabatan  yang baik adalah suatu hubungan yang seharusnya membawa dampak/energi positif, seperti rasa bahagia  dan kedamaian, bagi batin dan pikiran kedua belah pihak”

Ngopi Cantik | nchie hanie | dewaseo

Jadi, sekarang siapa yang mau curhat, yuk sambil ngopi cantik!

Atau giliran lah, pengen curhat tapi aku tipe orang yang memendam. Mencari sahabat yang selalu tak kasih energi negatif  cukup dengan “mendengarkan dan menonton mewek” hiiihii *lalu kabur

 

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

16 comments

  1. Nuhun tips2 nya teh, kadang jenuh juga denger curhatan orang2 hehehe

  2. bener teh, suka lieur sendiri kalo dicurhatin orang. harus dibarengin sejenak hening ini mah, ihihi

  3. Hahaha ini aku banget kadang dengerin curhat doang bisa bikin pusing…

    Kayak ikut pusing mikirin padahal kan harusnya gausah sampe sgitunyaaa

  4. Sini sini, curhatmu ke akuin ajah cyin! Jangan dipemdem. Haha.
    Nice tips, terutama yg nomor 1. Harus tenang agar ga bisa memfilter energi negatifnya.
    🙂

  5. Duh…aku peling gak bisa kalau dicurhatin. Wkwkwk…

  6. Kalau dicurhatin biasanya aku diam aja, kadang orgnya minta didengar doank.
    Kecuali kalau minta solusi baru dikasi hehe

  7. curhat sama Allah aja, Teh. Lebih lega dibanding curhat di medsos.

  8. Aku juga biasanya gitu Teh, berusaha untuk tetap tenang.
    Nanti meweknya kalo pas habis sholat 😀
    tapi biasanya juga nyari temen yang temen banget biar lega hati

  9. Banyak tuh yang curhat ke aku, tapi paleng males kalo ada cewe yang curhat gara gara putus sama cowo nya dan hal itu sering banget terjadi huhuhuh 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *