Home / Review / Ecotech Garden Solusi Pengolahan Grey Water

Ecotech Garden Solusi Pengolahan Grey Water

Ecotech Garden Solusi Pengolahan Grey Water. Kemeriahan kampanye Balitbang PUPR  yang digelar  di Car Free Day Dago (CFD) tepatnya halaman Eduplex begitu memberikan pencerahan  buat masyarakat Bandung. Untuk mendukung dan berpartisipasi menciptakan lingkungan yang sehat, salah satu program dari  PUSAIR sangat menarik perhatianku. Berkesempatan  mengobrol dan diskusi secara langsung dengan Ibu Nur Fizili Kifli perwakilan dari Puslitbang Sumber Daya Air dan kehadiran Bapak Eko Winar sebagai Kepala Puslitbang Sumber Daya Air semakin melengkapi obrolan pagi itu.

Ecotech Garden | Balitbang PUPR | ECOTECH GARDEN SOLUSI PENGOLAHAN GREY WATER|

Ibu Nur Fizili Kifli dan Bapak Eko Winar 

Acara tersebut  bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Bhakti (HARBAK) PUPR Ke 72  jatuh pada tanggal 3 Desember, dengan tema “Ciptakan Lingkungan Sehat dengan Inovasi Balitbang akan mempersembahkan hasil karyanya yang penuh dengan inovasi baru. Ada beberapa produk-produk litbang yang dihasilkan diperkenalkan kepada para pengunjung CFD  dintaranya:

  1. Ecotech Garden, adalah salah satu teknologi alternatif pengolahan air selokan (grey water)atau effluent tangki septik dengan menggunakan tanaman hias
  2. ABSAH atau Bangunan Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan yang merupakan salah satu bangunan konservasi sekaligus pendayagunaan, Tanaman Penyerap Limbah Rumah Tangga
  3. ABDULLAH atau Akuifer Buatan Daur Ulang Air Hujan, adalah konservasi dengan penerapan prinsip penguunaan air hujan yang disimpan untuk dipakai secara berulang-ulang. Secara spiritual bangunan ABDULAH merupakan bangunan akuifer untuk suci ulang air yang berasal dari air hujan

Dari obrolan dan diskusi santai di atas, hal yang membuat aku tertarik  adalah Ecotech Garden. Berdasarkan pengalam pribadi yang  tinggal di perumahan dan  mempunyai selokan di depan rumah menjadi salah satu masalah yang dialami warga terutama ibu-ibu.  Limbah cair domestik yang menggenang di sekitaran rumah terkadang mengeluarkan bau yang  kurang sedap, pastinya sangat mengganggu lingkungan sekitar.

Perlu diketahui juga bahwa air buangan rumah tangga ada  2 jenis yaitu grey water dan black water.  Grey water adalah limbah rumah tangga yang berasal dari kamar mandi, dapur yang mengandung sisa makanan, dan tempat mencuci baju.  Sedangkan Black water adalah limbah rumah tangga berupa kotoran manusia yang berasal dari kakus (kloset/WC).

Untuk mengatasi  permasalah Grey Water ini  solusinya adalah dengan menggunakan Ecotech Garden  yang merupakan teknologi tepat guna sebagai alternatif untuk mengolah air selokan yang tercemar oleh grey water dengan memanfaatkan proses biologis dari tanaman hias air.

Ecotech Garden | Balitbang PUPR | ECOTECH GARDEN SOLUSI PENGOLAHAN GREY WATER|

Tanaman  penyerap limbah rumah tangga selain tanaman hias bisa juga tanaman obat-obatan

Ibu Nur  menjelaskan bahwa pengaliran grey water ke Ecotech Garden  dilakukan dengan cara memasang bendungan di selokan, sehingga air dapat dibelokkan ke Ecotech Garden. Akan menyaring unsur-unsur hara (N,P dan K) yang terkandung dalam air dan unsur bahan pencemar air lainnya seperti COD, detergent, bakteri patogen, dll. Unsur pupuk dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sedangkan unsur pencemar akan disaring oleh akar dan media penahan tanaman.

Lalu bagaimana cara membuat Ecotech Garden? Sistem tersebut bisa dibangun di halaman rumah atau taman taman yang ada di kompleks perumahan dan biasanya  dapat kerjasama dengan lingkungan RT/RW setempat ataupun secara individual. Nah, tanaman yang dapat digunakan untuk Ecotech Garden  bisa disesuaikan sesuai  dengan kebutuhan misalnya tanaman obat atau tanaman hias air.

Ecotech Garden | Balitbang PUPR | ECOTECH GARDEN SOLUSI PENGOLAHAN GREY WATER|

 

Manfaat dari Ecotech Garden ini :

  1. Mengurangi unsur pencemaran sungai
  2. Mengurangi bau
  3. Meningkatkan estetika lingkungan dengan tanaman bunganya yang beraneka ragam
  4. Menambah estetika lingkungan permukiman yang nyaman.
  5. Air sisa olahan dapat digunakan kembali misalnya untuk mengairi kolam ikan.

Selain manfaat yang didapat tentunya  ada kelemahannya jugga yaitu dibutuhkan pemeliharaan yang ekstra dan telaten. Banyaknya manfaat dan murahnya pembiayaan Ecotech Garden dapat menjadi solusi pengolahan limbah cair skala rumah tangga atau perumahan Sebagai Ibu-ibu baru tahu juga dari event ini, semoga dapat diimplementasikan program dari Pusair ini di lapisan masyarakat sekitar.

Mudah-mudahan dengan adanya Ecotech Garden ini setidaknya dapat membantu masyarakat untuk mengatasi masalah grey water di lingkungan yang ditempatinya. Alangkah lebih baik jika diterapkan oleh pengembang perumahan merancang penerapan Ecotech Garden yang tentunya akan menghasilkan kawasan permukiman yang berwawasan lingkungan sehat.

Selain Ecoteh Garden hasil karya dari PUSAIR  mempunyai daya tarik tersendiri buatku, masih banyak karya lainnya yang dipamerkan di CFD diantaranya  ABSHAH dan ABDULLAH.  Inovasi dari Balitbang tentunya sudah melalui penelitian terlebih dahulu, hingga sistem yang ada hanya tinggal sosialisasi dan diimplementasikan saja.

Seperti kita ketahui bahwa akhir-akhir ini curah hujan di Bandung sangat tinggi, tentunya bisa dimanfaatkan dengan menggunakan teknologi ABDULLAH dan ABSAH yang bisa dibuat di komplek perumahan, meski membutuhkan biaya yang taksedikit, namun hasilnya nanti bisa dinikmati bareng-bareng.

 

Akuifer Buatan Daur Ulang Air Hujan (ABDULAH)

ABDULLAH

ABSHAH | PUSAIR

ABSHAH

Semoga dengan adanya kampanye  dari Balitbang bisa memperkenalkan produk dan informasi seputar hasil litbang dapat diterima oleh masyarakat.  Sehingga  produknya  dapat diterapkan  diberbagai lapisan masyarakat kota Bandung  untuk menjaga dan memelihara terciptanya lingkungan sehat kota Kembang tercinta ini.

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

24 comments

  1. Jadi ingat selokan depan rumah ortu, baunyaaa nggak enak.
    Baru tau tentang ecotech garden. Dengan ecotech garden ini ternyata selain meningkatkan estetika lingkungn juga membuat lingkungan yg lebih sehat ya.

  2. Oh iya ketang ya, selokan bisa ditanemin juga.. baru ngeh. Ini informatif banget teh, dan bermanfaat. Semoga sosialisasinya merata nih ke semua rt/rw biar pada bikin..

  3. Ecotech garden harus segera disosialisasikan ke berbagai kalangan masyarakat nih..

  4. Keren dan inovatif banget iih, kalau semua menerapkan ecotech garden, lingkungan ngga cuma bersih tapo juga indah yaa

  5. Etotech garden wow bikin takjub, semoga semakin banyak yang mendapatkan manfaatnya ya.

  6. Tanamannya segar-segar ternyata bisa untuk menyerap limbah rumah tangga. Huaaa kemana aja aku baru tahuuu Teh Nchieee

  7. Inovasinya PUPR kece banget Mba. Aslilah ini limbah rumah tangga di selokan kadang baunya ga nahan banget huhu, ternyata bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang indah ya 😍

  8. Aku baru tau istilah grey water dan black water ini mba, bahasa yang bagus untuk selokan dan limbah rumah tangga. Memang kira kira berapa duit ya mba harga nya? Hehhee

  9. Ecotech garden merupakan inovasi baru untuk pemanfaatan limbah rumah tangga ya mbak Hanie. Harus segera disosialisasikan nih ^^

  10. Keren banget inovasi Balitbang PUPR. Air selokan masih bisa dipakai lagi yaa.

  11. Keren nih konsep ecotech garden. Pemanfaatan sumber alam alami untuk digunakan lagi sebagai kebutuhan manusia. Selain itu lingkungan juga jadi lebih bersih.

  12. Lingkungan bersih dan indah kalau begini ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *