Home / Blogging / Kampanye Perempuan Mendukung #RokokHarusMahal
Kampanye Perempuan Mendukung #RokokHarusMahal

Kampanye Perempuan Mendukung #RokokHarusMahal

Kampanye Perempuan Mendukung #RokokHarusMahal. Menjadi perokok pasif itulah aku, semenjak dulu mengenal dunia kerja semua manteman hampir semuanya perokok berat, entah itu dengan alasan iseng, karena stress dan lainnya. Pernah suatu hari pas istirahat aku pun diajak untuk berkumpul, mereka menawarkanku untuk mencoba menghisapnya, menolak secara halus dan mengucapkan terima kasih dan memberikan senyuman, membuat mereka paham.

Begitu pun saat ini bekerja di dunia online yang identik dengan kepulan asap rokok, semua karyawan yang laki-laki merokok dalam keadaan bekerja, di depan komputer ditemani kopi dan rokok sudah menjadi hal yang biasa. Bagiku tak masalah, meski kadang setiap pulang kerja baju dan hijab ini beraroma parfum asap rokok. Ya, begituhlah Bapak Owner yang perokok berat pula menikmati pekerjaannya dengan ngebul di depan lappy, katanya sih banyak ide-ide yang bermunculan ketika merokok.

Dan ketika berkumpul dengan sahabat jamannya putih abu-abupun, hampir semua perokok dan kebetulan mereka adalah kaum hawa. Selama masih ada rasa saling dan mereka menghargaiku begitupun sebaliknya, kenapa engga? Persahabatan ga akan luntur hanya karena merokok. Tau ga sih yang aku suka dari mereka adalah merokok pada tempatnya, dan ketika akan merokok mereka memperhatikan arah angin kemana kepulan asap pergi, so settingan duduk pun sampai diatur agar jangan sampai aku dan teman yang ga merokok terganggu asapnya. Hihihi, lucu banget.

Berada diantara mereka semua terkadang senang tapi sisi lain ada rasa ketakutan dengan bahaya merokok yang jelas-jelas sudah tahu efeknya. Justru sebelum merasakan hal yang fatal aku sih biarin aja, bukan masalah ga peduli, ah mereka sudah dewasa dan tahu akibatnya. Tapi justru rata-rata mereka pengen berhenti tapi rasanya sulit, apalagi buat buibu membeli rokok sangat menghamburkan uang saja, dengan membelinya malah menjadi abu, meski hanya menikmati sesaat, tapi bahayanya itu yang menumpuk dari ari ke hari ke hari.

Nah, kayanya moment bulan puasa ini sangat cocok untuk mengerem kegiatan merokok, setidaknya mengurangi secara perlahan-lahan yang lama kelamaan kenapa engga kali aja bisa berhenti total kan dan bisa dialihkan pada kegiatan yang lebih bermanfaat. Selain itupun, kesehatan akan lebih sehat dan dari keuangan pastinya akan menjadi lebih baik jika dana yang awalnya untuk membeli rokok bisa dialihkan untuk sedekah atau untuk kebutuhan yang lebih urgent.

Bahaya merokok memang sudah jelas banget ya, selain mengandung racun yang membahayakan tentu saja merokok adalah perbuatan yang sia-sia dan pemborosan. Seperti yang dikatakan dalam pandangan agama islam pun bahwa segala hal yang merusak kesehatan baik itu ke dalam diri sendiri atau orang lain adalah diharamkan. Begitupun apa disampaikan WHO menghimbau untuk menjauhi rokok karena sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, maka dari itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak untuk membatasi konsumsi rokok. Semoga dengan adanya aksi dari pemerintah Indonesia GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) diantaranya ga merokok dan mengkonsumsi alkohol, namun hal ini dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari semua pihak.

Berada di sekitar para perokok menjadikan diri ini sebagai perokok pasif. Namun pada kenyataannya memang tak bisa dihindari. Hal yang paling ga nyaman adalah ketika melihat para perempuan merokok tidak pada tempatnya, berasa malu sendiri. Lagian rokok selama ini yang dijual dipasaran memang sangat mengancam, bukan cuma anak-anak saja tapi juga para perempuan. Selain mengganggu kesehatan mengganggu finansial dalam keluarga. Padahal jelas banget bahaya merokok tertera dibungkusnya “Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin”, tapi masih banyak orang menghisap rokok dan ga membuat orang berhenti.

Kampanye Perempuan Mendukung #RokokHarusMahal

Mbak Krisna dan dr. Fifi
Photo by Instagram KBR

Secara pribadi mendukung sekali kalo Rokok Harus Mahal, apalagi senang sekali dengan inisiatif radio KBR lewat program radio Ruang Publik KBR Jum’at 16 Mei 2018 lalu mengadakan talkshow mengkampanyekan Perempuan Mendukung #RokokHarusMahal. Ibu Krisna Puji Rahmayanti dosen UI sekaligus wakil dari Komnas dan Ibu Tresia Mahaputri, MARS, MPM. selaku koordinator divisi pelayanan majelis kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah. Dalam siaran nya mereka bersama KBR dalam Ruang Publik tersebut dijelaskan dengan lengkap tentang bagaimana bahaya merokok dan mengapa rokok harus mahal. Kedua narasumber bersama penyiar juga mengajak momentum puasa ini menjadi salah satu titik balik para perokok untuk bisa berhenti merokok.

Kenapa #RokokHarusMahal? Karena sebagai salah satu cara pengendalian regulasi rokok, dengan harga rokok yang tidak lagi terjangkau oleh masyarakat umum diharapkan menjadi salah satu pertimbangan seseorang untuk berhenti merokok, apalagi jika mengena pada masyarakat yang kurang mampu, akan lebih baik uang untuk membeli rokok dipergunakan untuk kebutuhan hidupnya.

Nah, bagaimana caranya kita sendiri memulai untuk mendukung gerakan dukung #Rokok50Ribu ? Salah satunya dengan menandantangi petisi online di change.org/rokokharusmahal, yang merupakan gerakan dari 1000 perempuan yang diinisiasi oleh 50 tokoh perempuan. Selain itu juga ada beberapa organisasi baik organisasi pemuda, mahasiswa, organisasi perempuan, profesi dan lainnya yang semangat mendukung kenaikan cukai secara signifikan sehingga harga rokok tidak lagi terjangkau.

Sebagai perempuan yang ga merokok, pastinya berperan penting dalam keluarga, minimal dimulai dari lingkungan kecil untuk ga bosen mengingatkan tentang bahayanya merokok. Tak hanya saja bisa mendukung secara online, tapi dengan ikut menyukseskan program kampanye Rokok Harus Mahal secara offline, misalnya dengan menyimak dan sharing tentang apa yang didapatkan dari bincang Ruang Publik KBR yang telah disiarkan.

http://www.nchiehanie.com/kampanye-perempuan-mendukung-rokokharusmahal/

Selain itu dengan mendengarkan siaran ini bisa juga mengikuti lombanya, dengan cara menuliskan satu artikel mengenai talkshow yang digelar per episode siaran ruang publik di KBR dengan menyimak langsung di radio – radio jaringan KBR nusantara. Di Jakarta bisa mendengarkan di Power FM 89,2 atau streaming langsung di KBR.id bisa juga nonton FB Live di Kantor Berita Radio – KBR.Akan dipilih 3 pemenang yang akan mendapatkan uang tunai 1,2 juta untuk 3 pemenang setiap minggunya, berikut tanggal talkshownya ya :

PUKUL : 09.00-10.00 WIB

  1. Jumat, 11 Mei 2018
  2. Rabu, 16 Mei 2018
  3. Rabu, 30 Mei 2018
  4. Rabu, 6 Juni 2018
  5. Rabu, 20 Juni 2018
  6. Rabu, 11 Juli 2018
  7. Rabu, 25 Juli 2018
  8. Rabu, 15 Agustus 2018

Untuk syarat dan ketentuan bisa dilihat di sini : http://bit.ly/2InVIgZ

Yeay, aku sudah menandatangani petisinya, gimana dengan Manteman nih, ikutan juga yuk ! Bersama mendukung gerakan Rokok Harus Mahal untuk menjadikan lingkungan lebih sehat.

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

65 comments

  1. Saya setuju banget teh kalau semisalnya harga rokok menjadi mahal, daripada buat rokok mendingan buat beli martabak wkwkwk

  2. Setujuuu, suka sebel soalnya sama bau asep rokok

  3. Aku pun jadi perokok pasif pas masih kuliah karena teman-teman banyak yang smoker, perempuan juga, kalau pas kerja, alhamdulillah lingkungna bebas rokok, di rumah juga suami nggak ngerokok, dukung kampanyenya, teh

  4. kadang suka sebel kalo di tempat umum kadang perokok2 aktif suka seenaknya nyemburin asep rokoknya, asa pengen ngadegungkeun hahahaha aku setuju banget sama gerakan rokok harus mahal, biar para perokok aktif rada mikir buat beli rokok.

    • Hahhahaaa.. Iya emang..
      Aku pernah komplen juga donk, pasea ma cwe di Giggle Box, masa nyemburin asep rokok ke muka eykeh cyiin, ditempat non smoking pulsa, hadooh wewe cwee..

  5. aku pun mengalami masa-masa dimana persahabatan tak akan luntur gara-gara rokok. Tapi ya gitu, meskipun ga ngerokok masih tetap kena asapnya… Memang harga rokok kudu mahal, biar para pelajar berpikir dua kali bahkan enggan untuk membeli rokok…

  6. Aku setuju kalau rokok harus mahal, bahaya banget ini emang rokok untuk kesehatan. Karena aku kehilangan papahku karena rokok, hiiiikkkksssss

  7. setuju rokok harus mahal da sia2 beli rokok sehat ga sakit iya setuju ada campaign ini semoga segera terealisasi harga rokok mahal

  8. Can’t agree more! Rokok itu merusak bangeeet..baik untuk yang merokok maupun yang ada di sekitarnya. Semoga harga mahal bisa mengubah yaaa

  9. Rokok emang bahaya banget, gerakan ini kalo didukung semua pihak bisa bagus nih hasilnya. InsyaAllah

  10. Setujuu bangett dengan kampanye Rokok harus mahal, kalo perlu di bikin 100K perbungkusnya. Krn yg jd korban bukan si perokok aja mbak, tapi kita2 yg menghirup asapnya juga. Pernah beberapa kali negor orang gara2 asep rokoknya yg bikin aku bengek krn terhirup..

  11. Suamiku perokok berat, huhuhu. Udah dibilangin kayak apa juga ga mempan, tetep aja merokok. Selain membahayakan kesehatan, merokok itu kan mubazir bangey. Cari duitnya susah, eh pas dapat cuma dibakar-bakarin aja. Setuju banget kalau rokok harus mahal, biar yang mau merokok mikir berkali-kali dulu. Tapi kalau udah dibikin mahal tetap ga kapok merokok mah emang butuh digetok kayaknya sih…

  12. Setuju saya mah Teh sama campaign ini secara naon atuh da ga ada manfaatnya dari rokok mah ya?

  13. Mudah-mudahan sukses ya kampanyenya. Biar rokok mahaaaal. Biar pada yg beneran nekad yg masih ngerokok. Gemeees…

  14. Hidup rokok mahal! Setuju banget nih sama program yg satu inim ikutan isi petisi nya ah.

  15. Aku dukung banget laah! Suka sebel kalo anak2 kecil yg msh mungil2 jd korban asap rokok. Mirianya ity asap rokoj bapaknya sendiri yg g sadar diri. Heu

  16. Dulu, bapak perokok aktif yang sehari bisa ngerokok ngabisin beberapa bungkus. Alhamdulillah setahun terkahir ini stop. Semoga para perokok lainnya bisa stop juga

  17. Setujuuuuuuuuuuuuuuuu, ikut mendukung kampanye ini. Biar pada kapok itu yang doyan ngerokok

  18. Ibu ratu.. kalo boleh jujur aku pernah ngerokok jaman masih ngeband karena terbawa lingkungan dahulu kala. Tapi sekarang udah tobat karena banyak bahaya drpd nikmatnya. Jadi aku dukung banget deh ini kampanye nya, malah kalo bisa mah jadi 100rb aja gitu hahaha

  19. Semoga gak hanya sekadar kampanye, tapi bener2 bisa didengar oleh pemerintah supaya mengambil tindakan beneran buat menaikkan harga rokok ya teh 😀

  20. Yang suka ngeheranin itu, udah pada tahu efek negatif ngerokok, eh, masih aja tetap ngerokok. Udah kecanduan kali ya..

    Semoga dengan kampanye ini, jumlah perokok di negeri ini bisa lebih berkurang ya, Teh

  21. aku setuju banget teh, kalau rokok harus mahal dan yang beli harus sudah berumur 17 tahun ke atas. Lagian emang bete banget aku sama orang perokok itu. Kebetulan aku tinggal di lingkungan yang gak ada yang merokok, jadi kalau ketemu rokok rasanya bete berat

  22. Betul Teh. Rokok harus mahal. Kalau perlu mahalnya mahal banget. Hihihi. Biar pada gak keenakan belinya berbungkus-bungkus.

  23. Sama kayak temenku kuliah mbak, kalau ngerokok mereka minta ganti posisi kemana arah angin supaya aku gak kena asap rokoknya. Cuma kalau sama sesama cowok, mereka malah jadi setannya. Yang tadinya gak ngerokok, lulus kuliah sukses jadi perokok berat, heuheu. Makanya aku dukung rokok harus mahal, supaya yang belum terjerumus agak mikir buat coba-coba.

  24. Dukung terus kampanye #RokokHarusMahal 🙌

  25. Temanku dulu perokok, Teh. Jadi kalau jalan sama dia, biasanya dia minta izin dulu sebelum merokok. Kalau ga ku izinin ya ga jadi merokok. Hehehe

  26. Setuju pake banget Teh.. sebel sama rokok udah ngerusak diri ngerusak orang lain pula… sebenarnya ini barang kudu dibrantas hahaha…

  27. Nah, yang suka ngerokok di tempat umum dan asepnya kemana2 itu tuh yang ngeselin pisan!

    Untung si Abah udah berhenti ngerokok, sejak sakit tea udah gak berani ngerokok lagi tah. Tinggal bala2 weh kudu dikurangan oge hahahaha.

  28. Setujuuu,apa untungnya ya ngerokok teh. :((

  29. wajib itu teh mahal.
    soalnya saya suka sebel tiap liat orang ngerokok tapi nggak ngehargai orang yang ada di sekitarnya.

  30. Gemesss sama rokok,klo sebungkus 50rb mah masih murah ya. Apalagi buat yang kecanduan,biar sekalian 200rb hehehe

  31. Ayo mbak terus dukung kampanye rokok harus mahal, biar makin sedikit yang merokok dan kesehatan masyarakat semakin baik

  32. setuju banget lah rokok harus mahal, karena sangat tidak menguntungkan 🙁

  33. Aku juga sebel nih suka jadi perokok pasif… Dukung bgt rokok harus mahal. Dan doakan suamiku dpt hidayah biar berhenti ngerokok yah, hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.