Home / Blogging / Mengenal Bahan Dasar Liquid Rokok Elektrik (e-liquid)
Vapor Rokok Elektrik | nchiehanie

Mengenal Bahan Dasar Liquid Rokok Elektrik (e-liquid)

Berada diantara lingkungan sahabat yang termasuk ke dalam perokok berat  itu adalah aku.  Menjadi orang yang tercuek menghirup asap rokok ya biasa aja sih. Tak ingin mengganggu dan menjadikan mereka sepertiku, toh sudah pada memahami apa sebab akibat  jika menjadi perokok. Namun pernah aku menyarankan pada sahabat untuk beralih ke rokok elektrik. Dan beliau pun akhirnya mencoba dan berhasil menjadi perokok yang lambat laun tengah menggunakan e-liquid ini.

Pada awalnya sih ikut  membayangkan, apa sebenarnya kandungan cairan yang ada dalam  liquid rokok elektrik  tersebut? Untuk sebagian orang, menghirup uap (vaping) hasil penguapan rokok elektrik terasa lebih nyaman karena merasa sudah dapat menghindarkan diri dari bahaya nikotin yang biasa didapatkan saat merokok tembakau. Namun, benarkah demikian?

Liquid rokok elektrik  atau biasa disebut e-liquid adalah merupakan cairan perasa yang dimasukkan kedalam cartridge penyimpanan cairan dalam vapor rokok elektrik. E-liquid juga dikenal dengan sebutan e-juice. Bahan utama dari e-liquid ini antara lain:

  • Air.
  • PG (propylene glycol) atau VG (vegetable glycerin).
  • Nikotin (sekitar 10%).
  • Flavoring (pemberi aroma) dari perasa makanan dengan berbagai pilihan rasa seperti rasa buah-buahan dan sejenisnya.

Cairan ini akan menguap saat melakukan proses vaping. Vaping adalah proses menguapnya e-liquid di dalam cartridge vaporizer karena dipanaskan oleh tenaga listrik dari baterai. Hasil penguapan ini adalah berupa uap pekat yang menyerupai asap. Asap inilah yang dihirup oleh para pengguna vaporizer.

Vapor Rokok Elektrik | nchiehanie

Tuh cairannya dalam bentuk botol dengan berbagai rasa.

Menurut sahabatku sebagai pengguna vaporizer, selayaknya mengenal apa saja senyawa yang dihirup dari alat pengganti rokok tersebut. Yuk kita ulas satu-persatu senyawa yang menjadi unsure bahan utama e-liquid:

Propylene Glycol

Propylene Glycol (PG) adalah salah satu bahan dalam e-liquid yang menghasilkan uap menggumpal menyerupai asap yang dihirup dari vaporizer. Propylene Glycol (PG) sebenarnya di nyatakan ama noleh US FDA (United States Food And Drug Administration). Bahkan PG telah banyak dipakai dalam produk kebutuhan ruma htangga, perawatan kulit, makanan dan kesehatan selama lebih dari 50 tahun.

PG memiliki sedikit rasa cenderung hambar sehingga tidak memberi pengaruh pada rasa uap dari pemanasan e-liquid. Uap yang dihasilkan PG cenderung tipis dan halus. PG akan mendapatkan hasil terbaiknya saat dipadankan dengan senyawa lain seperti Vegetable Glycol (VG) untuk mendapatkan pengalaman menikmati vaping yang lebih sempurna. Namun untuk beberapa kondisi terjadinya alergi terhadap pemakaian PG, maka e-liquid dapat digantikan isinya oleh senyawa VG saja.

Vegetable Glycerin

Vegetable Glycerin (VG) adalah merupakan bahan nabati alami yang berasal dari tumbuhan. Senyawa ini juga terdapat dalam produk rumah tangga seperti shampo, pasta gigi, krim kecantikan, makanan binatang peliharaan, obat-obatan, dan lain sebagainya.

Senyawa ini memiliki rasa agak manis, dan bias member kontribusi rasa pada vaporizer Anda. VG sifatnya padat, dan dapat menghasilka nuap yang lebih tebal lagi bila dibandingkan dengan PG.

Kebanyakan pemakai vaporizer lebih memilih hasil uap yang tebal, sehingga banyak yang lebih memilih menggunakan VG secara eksklusif tanpa dicampur dengan rekannya yaitu Propylene Glycol (PG). Sayangnya uap tebal VG dapat cepat merusak cartridge pada vaporizer. Berbeda dengan karakter uap VG yang halus dan tidak cepat merusak catridgenya.

Nah Kedua senyawa ini sebenarnya akan menjadi lebih baik bila digabungkan sehingga bias menghasilkan e-liquid yang seimbang. Agar bias menghasilkan uap, maka kedua senyawa ini akan dikombinasikan dengan air dalam jumlah takaran tertentu. Dan untuk mendapatkan efek seperti rokok tembakau pada umumnya, e-liquid akan ditambahkan nikotin sesuai selera bagi yang menyukainya. Dan untuk membuat rasanya jadi lebih nikmat, biasanya ditambahkan perasa dari perasa makanan yang memberi aroma enak sehingga liquid rokok elektrik akan menghasilkan uap hirup yang optimal bagi para penikmat vaping yang menggunakannya.

 

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

11 comments

  1. aduh… mau dibilang electric atau apapun tetap aja rokok ya mba. dan candu.
    Kebayang deh gimna mba Nchie bertahan di antara teman dan lingkungan perokok. DUlu soalnya saya juga mengalaminya. Begadang sambil menghirup rokok. fyiuuhhh, tapi ya mau gimana. Enaknya sekarang kalau lagi hamil di mana2 orang menghindar kalau merokok. hehee.

    • iya bener banget mak, susah memberhentikannya. Pilihan hidup belio yang dirasakan efeknya nanti juga belio.

      hiks bertahan karena bukan menjadi penghalang kalo merokok lantas ga mau bersahabat

  2. Teteup ya ada kandungan nikotinnya 🙂

  3. suamiku perokok berat Mbaa, dan kayaknya udah ketergantungan banget sama rokok, hiks 🙁

  4. Wah rupa rupa rasanya yah. Jadi pengen yang rasa durian. Ada durian ga yaa?

  5. Dulu suamiku juga merokok mba..susah rasanya berenti..tp alhamdulillah skrg udh berenti total..hihi..anyway, di tempat kerjaku dulu jg byk bapak2 yg pake electric vape ini..

  6. walau elektrik tetap aja namanya rokok …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *