Home / Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’Ranch

Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’Ranch

Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’Ranch . Hari Minggu (15/12), sekitar pukul 10.00 wib kami menuju De ‘Ranch. Hari itu cuaca cerah, tidak seperti biasanya, hujan sering mengguyur Bandung atau Lembang, minimal gerimis, namun hari itu cerah.

Menginjakkan kaki di area parkiran De ‘Ranch, nampak puluhan mobil dan bis-bis besar parkir dengan plat nomor polisi kebanyakan dari luar Bandung. Kehadiran mereka dengan sepanduk-sepanduk besar yang dipasang di body bis seolah hendak memberi tahu, mereka adalah rombongan dari sebuah komunitas tertentu. Ada bus rombongan ibu-ibu, yang semuanya menggunakan hijab satu warna, ada rombongan yang nampaknya dari sebuah perusahaan, ada rombongan anak-anak sekolah dari Jawa Tengah.

Masuk ke De ‘Ranch harus membeli tiket dengan harga hanya Rp 5.000 saja. Tiket ini pun dapat ditukar dengan ‘welcome drink’ berupa susu segar, dengan berbagai macam rasa, ada melon, mocca, coklat, jeruk dan masih banyak lagi. Kabarnya, minuman susu ini diolah secara alami, pas sekali diminum dihawa dingin. Cocok diminum di kota Lembang yang sejuk dan dingin.

Tujuan wisata De ’Ranch memang untuk segala usia. Tujuan wisata ini mendekatkan dengan alam, binatang, dan didalamnya juga banyak permainan edukasi yang cocok untuk anak-anak. De’Ranch, sebuah area wisata kuda ala cowboy. Dengan luas sekitar 5 Ha. Sesuai dengan namanya, nuansa peternakan cowboy sangatlah terasa, kuda kuda yang berlarian lepas di padang rumput, sapi, domba ditambah tenda tenda Indian, memberikan kesan seperti memasuki zaman cowboy wild wild west.

Di area De ‘Ranch penunggang kuda menggunakan kostum cowboy yang disediakan, mengenakan rompi dan topi cowboy, dengan latar belakang padang rumput dan Gunung Tangkuban Perahu, sementara angin sejuk menerpa…

Menjadi cowboy dan cowgirl di De’Ranch  | The Gold Hunter

Permainan anak-anak disini banyak pilihannya. Salah satunya Gold Hunter, ini permainan memburu emas di tambang-tambang yang sering ditemui di zaman cowboy. Permainan ini khusus anak-anak, mereka langsung menceburkan diri ke sebuah ‘tambang’ yang sudah dibuat sedemikian rupa. Hadiahnya berupa alat-alat sekolah. Permainan ini sangat diminati anak-anak, namanya juga anak-anak, manakala menceburkan kedalam air dan gorong-gorong mereka sangat antusias.

Permainannya lainnya adalah flying fox, sepeda, trampolin, pancingan, kereta kuda, fun boat , pony kidz, kuda ayun dan masih banyak lagi. Rata-rata harga permainan disini cukup terjangkau berkisar antara Rp 15.000-Rp 30.000. Sementara untuk anak balita tersedia sarana permainan gratis seperti jungkat-jungkit, ayunan, perosotan, dan yang lainnya.Pendek kata disini tak akan kehabisan permainan.

Menjadi cowboy dan cowgirl di De’Ranch  Ada Cowgirl unyu2 yang siap2 mengendalikan kuda, tuk..tik..tak..tik ..tuk..suara sepatu kuda 😀

Disamping ada ‘Joy Ride’ (naik kuda dengan kostum cowboy) Juga ada ‘Riding Out’ (menunggang kuda didampingi pemandu keluar lokasi De’Ranch). Tapi jika Anda sudah mahir dan tak mau didampingi pemandu, tersedia ‘Horse Trekking’ yaitu berkuda tanpa pemandu ke area hutan pinus di kaki gunung Tangkuban Perahu. Seru !

Melihat suasana yang ‘sangat cowboy’ ini aku berpikir, sayang kalau semua ini tidak kami abadikan dalam foto. Tapi kami bingung, meski membawa HP dengan fasilitas camera setingkat camera, namun tetap saja harus ada fotografer yang memotret, sementara kami ingin selalu berfoto bersama.

Beruntung ada gerai ‘Photo Corner ‘ yang dapat disewa mengabadikan momen selama di De ‘Ranch, bahkan bisa mencetak photonya di pelbagai macam merchandise khas atau kaos. Di sini juga ada factory outlet yang menyediakan cindera mata khas De’Ranch.

Niy hasil sesi pemotretan Photo Corner 🙂

Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’RanchAhaa mejenk bareng Pasukan Dewa SEO

Menjadi cowboy n cowgirl di D Ranch

Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’Ranch

Kami sendiri mencoba beberapa aktifitas bersama kuda untuk diabadikan. termasuk ‘Joy Ride, ketika pertama kali naik ke pelana kuda, rasanya takut, maklum pertama kali naik kuda. Kaki agak gemetar. Tapi setelah beberapa puluh meter kuda jalan rasa takut itu mulai hilang, apalagi jika melihat anak-anak kecil yang umurnya jauh dari saya nampak pede saja naik kuda.

Menjadi cowboy dan cowgirl di De’Ranch  |  Delman Naik delman istimewa, sayangnya cuma muat bertiga. Barasa deh jadi kusir 😀

Kami serombongan juga naik kereta kuda atau delman. Tarifnya Rp25.000 per keliling (maksimal 3 orang penumpang). Kami cekikikan selama ada di delman. Meski aku  pribadi pernah naik dokar (semacam delman), tapi rasanya beda naik dengan area nuansa cowboy. Lucu…

Dari atas delman, kami menyaksikan kuda pony yang lucu yang dinaiki anak-anak yang didampingi orang tuanya. Tarif ‘Pony Ride’ Rp20.000 per keliling dengan trek khusus yang di beri atap sebagai perlindungan sengatan matahari atau hujan.

Menjadi Cowboy n Cowgirl di De'Ranch Lembang | Kuda PoniJenk Pony mejenk bareng Kuda Pony 🙂

Perlu diketahui, di De ‘Ranch juga menyediakan paket pembelajaran K6 (Kursus Ketrampilan Khusus Kusir Kereta Kuda) yang bersertifikat De ‘Ranch. Paket ini khusus untuk grup sekolah (minimal 25 peserta ). Juga tersedia paket ‘Horsemanship Field Trip’, yaitu pengetahuan mengenai aspek perawatan dan pemeliharaan kuda.

Ketika matahari agak naik ke tengah, perut kami sama-sama merasakan lapar, kami pun menuju ke resto bernama Pelana Hall yang menyediakan berbagai menu yang nampaknya menggiurkan. Mulai dari makanan western sampai lokal. Ada sosis bakar sampai rujak dan lotek . Kami pun memesan sesuai selera sendiri-sendiri. Setelah makan melajutkan le mushola yang bersih untuk sholat, tanpa dipungut biaya.

Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’RanchAneka Makanan di Pelana Hall

Setelah makan dan sholat kami menuju tempat belajar memerah susu dan pemeliharaan kuda. Sapi – sapi ini diperahsusunya jam 4 subuh dan jam 3 sore. Tapi sayang saat itu belum jam 3 sore. “Air susu sapinya belum terkumpul,” tutur penjaganya, “nanti jam 3 sore,” lanjut pegawai itu dengan ramah.

Ternyata tak jauh dari pemerasan susu sapi ini, ada kuda-kuda tunggang yang dilengkapi dengan asesoaris Indian. Baik pakaian penunggangnya maupun hiasan kudanya. Disana kita seperti memasuki desa Indian. Setelah dari desa Indian itu kami putuskan nongkrong di coffee bar ala cowboy, yang menyediakan berbagai varian kopi yang lezat. Kami menyantapnya dengan makan coklat yang kami pesan tak jauh dari coffee bar api.

Menjadi cowboy dan cowgirl di De’Ranch  |  coffee cornerMakan Jumbo cookies with choco chunk n cashew plus  es cappucino yummi di Coffee Corner

Uniknya bar kopi ini di depan bartender-nya tempat duduknya dibuat seperti pelana kuda. Lalu tempat duduk sekitarnya terbuat dari kayu-kayu balok raksasa semacam bantalan kayu rel kereta api.

Menjadi Cowboy n Cowgirl di De'Ranch Lembang |Mejenk di patung Indian

Tak jauh dari situ ada toko yang menjual peralatan cowboy dan Indian. Tempat ini juga banyak dijadikan tempat pemotretan, apalagi disana berdiri kepala suku Indian dan wanita Indian dengan pakaian tradisional lengkap. Ukuran kurang lebih sama dengan ukuran manusia.

Menjadi Cowboy dan Cowgirl di De’RanchAda satu Cowboy  yang takut naik kuda 🙁 ihihiii

Ayoo bagi yang mau mampir dan liburan , lokasi De Ranch sendiri mudah diakses. Yaitu di jalan utama menuju Maribaya (sekitar 200 m dari pertigaan pasar Lembang), dekat dengan Hotel Yehezkiel dan Tahu Tauhid II.

Mari merapat .. Ga kan rugi liburan di  De’ Ranch Jalan Maribaya No. 17 Lembang BandungTelp :022 2785842, 2785865. Setiap hari buk, kecuali Senin.

Atau kunjungi di website-nya, di www.deranchlembang.com. Juga di facebooknya : De’Ranch Lembang.

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

33 comments

  1. pengeeeeennn… belom kesampean juga sya kesana.Kan, pengen ngerasain juga jadi cowgirl cantik hihihi

  2. hoahhh,ini bikim mupeng aja pake bangettt makkkkkkkkkk,,,,huhuhuhu pingin bangetttt 😀

  3. NameiIda Nur Laila

    waah patut dicoba nih

  4. waqh,,kayaknya asyik yaa mak,,aku pernah ke lembang,,taun brapa ya lupa,,tp ngga ke sini,,ke tangkuban ma boscha,,trs kebun strawberry aja,,jd pengin ke lembang lg jadinya 🙂

  5. Kapan2 ajakin dong teh ke de’ranch 😀
    kayaknya asik, ya dingin2 naik kuda disana 🙂

  6. Lengkap nih review De Ranch nya Teh Nchie.. Kalo mudik Bandung main sini ahh.. Salam kenal… 😉

  7. Sekali2 cowboy & cowgirl-nya nuntun kuda, jangan di tunggangin .. hihihi

  8. uwo…
    pernah liat di tipi, terus mupeng, kapan diriku ke sana yak…
    eh malah baca postnya teh nchie tambah ngiler sudah. hahaha

  9. Udah pernah ke sana. Etapi itu area cowboy baru atau aku yang engga sempat ngeliat waktu itu, ya?! Mudah2an liburan bisa ke sana lagi sama krucils. Tfs mak

  10. teeehhh.. aku selalu kurang suka deket kuda.. biasanya bauk >.< Disana kuda-kudanya bauk gak teh

  11. aku pernah baca de’ranch itu dipostingannya mbak Alaika. hm, perlu dicoba kalau ke bandung, Teh 🙂

  12. sepatunya kece,teh *salahfokus*
    salam kenal teh..

  13. waah aku malah baru tau ada tempat ini.. makasih review nya mbak 🙂

  14. wahhh tempatnya keren sekali mak…. jadi kepengen kesana 😀

  15. HAllllaaaaaaaaaaaaaaahhh ngiler liat somayyy

  16. wah ulu juga pernah kesana, teh nchie. ngan hari sabtu minggu mah penuh banget sampe eungap sendiri hahahaha. enaknya hari biasa euy kesananya. waktu ulu kesana hari rabu 😀 pagi2 jam 8. masih sepi. pas pulang jam 12 wuidih ramenya di de’ranch. edun euy

  17. Wow, superb blog. And Merry Christmas to you!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *