Home / Uncategorized / Menyapa Dengan Cinta

Menyapa Dengan Cinta

Menyapa Dengan Cinta.

Hai, selamat pagi!
Ini kopinya !
Sudahkah sarapan pagi ini?

Begitu sapaan seorang sekertaris pada atasannya setiap pagi hari, gimana ga luluh ituh disapa dengan senyuman dan perhatian yang tak pernah didapatkan sebelumnya. Membuat istri atasannya cemburu pada sang sekertaris *teringat cerita obrolan ringan bareng Dr David 😀

Berbicara tentang Cinta yang memang tak ada abisnya. Namun terkadang kan hilang seiring dengan waktu jika tak dipupuk.

Ketulusan cinta adalah
Cinta yang saling
Memberikan kesempatan
Untuk merasa bahagia.

Tanpa cinta,
Kita bukanlah siapa-siapa

Jika memang cinta
Maka tak menuntut balasan
Namanya wirausaha
Kalau berharap imbalan

Hanya sebuah nama Cinta, tapi tak se romantis namanya, tak seindah artinya Cinta, tak pernah mengatakan i love you, i miss u, atau memanggilnya dengan sebutan sayang, beib atau hunny. Itu sih eykeh bingits. 😀

Tapi, tahukah Cinta,. .
Mengapa bisa mengalahkan rasa yang ada di hati, hanya pada seseorang bisa mengatakan dan mengungkapkan rasa yang ada. Hati ini tersentuh, jari jemari ini tak sadar mengetik dan bibir berbisik kata yang tak pernah biasa terucap.

Meski bukan karena kamu, tapi hati yang berbicara dan mempertemukan dua jiwa yang kosong. Sapaan cinta yang sering terucap selalu menghangatkan suasana yang beku, menebarkan senyuman, menaburkan sayang di relung hati.

Teringat seorang Sahabat, tak pernah mendapatkan sapaan darinya, bahkan terpikir menyapa kalo ada perlunya saja.  Pada satu hari, seringnya menyapa sambil lalu, menganggap menyapa itu ga penting. Padahal tak kalah penting dan mengagumkan layaknya matahari terbit, selalu menyapa dengan sinar hangatnya, menerangi dan menghangatkan hari yang baru.

Menyapa sederhana bukan hanya sebuah ritual yang menjadi rutinitas harian. Namun kadang menjadi cara yang baik untuk mewujudkan cinta jadi kenyataan. Dan menyapa sederhana juga secara ga langsung akan menyatakan bahwa “segala sesuatunya baik-baik aja..”

Buat Anda yang berjiwa tak romantis, memang agak susah untuk mengungkapkan sapaan. Meski telah dicoba beberpa kali tetap rasanya karena bukan kebiasaan membuat susah dan kelu lidah ini.

Menyapa Tanpa Berkata

Hayo, mulai bingung kan? Dimana-mana menyapa adalah diungkapkan dengan kata-kata. Eits, menyapa tanpa berkata bisa dilakukan dengan memberikan senyuman, mencium, memeluk atau hanya sekedar melakukan sentuhan ringan dengan menepuk punggung, mengusap , membelai.

Ah, lagi-lagi menyapa tanpa berkata membuat hati berangan-angan di atas awan. Terkadang hanya sebuah tepukan punggung atau pelukan saja membuat meleleh dan merasa teramat nyaman. Merasa terlindungi dari rasa yang kalut yang menyelimuti.

Gembok Cinta

Menyapa tanpa berkata, cukup tunjuk kata-kata yang diatas ajah :v

Bagiku pun yang punya hati dingin, tak pernah menyapa dengan cinta. Apalagi menyatakan simbol cinta dengan menempelkan sebuah gembok dan kuncinya di buang kelautan. Terlalu terbawa drama korea aja ya.  Atau hanya sekedar mengikuti budaya luar yang mengekspresikan cinta pada sebuah Gembok Cinta. Menyapa dengan cinta, menyapa tanpa kata  tak butuh pengakuan. Hanya cukup merasakan saja.

Hayu.. Menyapa dengan cinta buat orang-orang tersayang disekitar dengan penuh kesadaran dan kehadiran dirimu secara utuh.

Halo..

Lagi dimana?

Sama siapa?

Sedang berbuat apa?

*contoh menyapa dengan cinta penuh dengan kekepoan :v

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

14 comments

  1. betul ya, sapalah dg kalimat sederhana tak perlu puitis

  2. Teh nchie.. AKu pengen ke taman yang ini juga hihi.. Emang cinta harus dipupuk, apalagi yang udah nikah harusnya bukannya malah santai aja ” ahh udah nikah ini ” tapi harusnya lebih ada usaha biar hubungan dan kebersamaannya ga kalah hangat saat pacaran ya.
    aku sih lebih suka ngirim surat teh, karena tidak semua mampu kukatakan *halah

  3. Menyapa walau terkesan sederhana tapi sangat menyenangkan. Btw, aku selalu membeli gembok setiap kali mau bepergian. Hihi

  4. menyapa sambil senyum itu sedekah ya mak, ga perlu keluar uang 🙂

  5. Weee terakhir jdnya kaya kepoooo

  6. hai teh nchie nu geulis *ceritanya nyapa*
    btw eta dibalkot ya teh potonya, inget suami pernah ngincer gembok antik disitu :))

  7. Halo.
    Sedang dirumah.
    Sama anak-anak.
    Baring2 di karpet nonton tipih :))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *