Home / Blogging / Pengaruh Konflik Orang Tua Terhadap Anak
hari anak nasional | nchiehanie | blogger bandung

Pengaruh Konflik Orang Tua Terhadap Anak

Pengaruh Konflik Orang Tua Terhadap Anak . Di Hari Anak Nasional ini , sebagai orang tua tentunya ga akan muluk-muluk hanya  berharap anak mendapatkan yang terbaik baik itu kepribadiannya, pergaulannya dan masa depannya dengan  fasilitas yang cukup sesuai dengan kebutuhannya. Mendengarkan kisah seorang sahabat dengan segala permasalah dunia rumah tangganya, jelas berdampak terhadap tumbuh kembang anak. Karena keegoisan orang tua anak menjadi korbannya, sangat miris, hanya bisa  merenung sambil berkaca.

Sering ditemui di sekitar kita banyak orangtua mengabaikan perasaan anak-anak mereka jika mereka mempunyai masalah dengan pasangannya ,seakan tak perduli apakah masalah diantara mereka mempengaruhi perkembangan anak atau tidak. tTerkadang  diamnya anak dianggap sebagai pemahaman, tanpa orangtua mencari tahu tentang perasaan anak-anak.

Dan kebanyakan  anak-anaklah yang paling sering menjadi korban permasalahan orangtua . Pengaruh konflik orang tua terhadap anak bisa berdampak  negatif, diantaranya:

  1. Anak-anak bisa trauma, sehingga bisa tiba-tiba saja sakit bagi mereka yang pertahanan tubuhnya lemah.
  2. Adanya perubahan sikap, anak menjadi lebih tertutup, nggak mau lagi bergaul dengan orang-orang yang mengetahui bahwa orangtuanya nggak akur.
  3. Ketika dewasa kelak, jadi takut menikah.
  4. Prestasi belajar di sekolah   menurun, akibat kepikiran orangtuanya yang selalu rebut dan bertengkar setiap hari.
  5. Mudah terjerumus pada hal-hal yang negatif apabila salah pergaulan.

Jaman sekarang dipikir-pikir konflik didalam rumah tangga sepertinya sudah menjadi hal yang biasa, seiring dengan kebutuhan hidup yang meningkat, kebanyakan permasalahn adalah karena faktor ekonomi, perselingkuhan atau faktor keluarga lainnya. Ya, berharap apapun itu permasalahannya, mulai banyak belajar pada pengalaman teman-teman, jika suatu saat nanti mendapatkan ujian sudah pasang kuda-kuda apa yang harus dilakukan.

Mengalami  konflik di dalam rumah tangga itu biasa, pernah mengalami masa-masa sulit  akhirnya harus segera mencari  solusi untuk mengatasinya. Apalagi menghadapi anak yang menjelang dewasa tentunya sangat kritis, paham banget kalau orang tuanya berselisih. Paling tidak harus berusaha mencegah agar permasalahan tidak berlarut-larut.  Bisa saja dengan melakukan tindakan-tindakan pencegahan masalah misalnya :

  1. Mengungkapkan kemarahan dengan syarat tidak  memperdebatkannya di depan anak.
  2. Berusaha menyelesaikan masalah bersama-sama.
  3. Menepati janji dan konsekwen dengan aturan yang telah disepakati .
  4. Jika pertengkaran  berlarut-larut tak bisa diselesaikan bedua, carilah bantuan profesional

Semakin cepat permasalahan orangtua terselesaikan maka akan semakin baik, sehingga tidak ada kemungkinan dampak negatif yang akan dialami anak-anak. Bagaimanapun pertengkaran dan perselisihan apalagi sampai perceraian akan berdampak pada psikis anak. Tak  ada anak yang menginginkan orangtuanya bercerai, tentu saja membuatnya menjadi tertekan dan takut diabaikan.

Semoga di Hari Anak Nasional ini, sebagai orang tua yang sedang mengalami konflik, tetap menyadari dan menyampingkan egonya masing-masing, mungkin kebaikan ada buat orang tua tapi tidak buat anak. Dan sebagai anak pun layak mendapatkan hak-haknya seperti dicintai, disayangi, diperhatikan dan dipenuhi kebutuhannya.

PR buat diri sendiri dan para  orangtua perlunya  mengenali anak sebaik-baiknya, lebih peka, menjadikan  sebagai teman dekat.  Jadi ketika  anak tiba-tiba mengalami perubahan sikap setelah menyaksikan pertengkaran kedua orangtuanya, si anak perlu didekati secara personal. Apakah memang karena hal itu yang menyebabkannya berubah? Ataukah karena ada masalah lain yang dihadapinya?

Harapan yang ditujukan kepada  anak  pun adalah hal-hal kebaikan. Untuk membentuk kepribadian anak, orang tua sebaiknya  tidak memaksakan kehendak dan harus dapat memahami sifat/karakter  dalam diri anak. Sehingga harapan-harapan menjadi anak yang sholeh, berbakti terhadap orang tua, agama dan sekitarnya, selamat dunia akhirat, serta memiliki keluarga dan keturunan yang samawa dapat terwujud.

hari anak nasional | nchiehanie | blogger bandung

Perjalananmu masih panjang,Nak!

Selamat Hari Anak Nasional buat anak-anak Indonesia dimanapun berada, hanya ingin menitipkan belahan jiwa semoga keberadaannya selalu dilindungiNya dan penuh keberkahan dalam menjalani hidupnya kelak.

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

26 comments

  1. Yapss… konflik ortu banyak dampak untuk anak, apalagi kalau konflik itu terjadi di depan anak-anak, bakalan terekam seumur-umur. Semoga dijauhkan konflik. Saya suka sama ini, “Hanya ingin menitipkan belahan jiwa semoga keberadaannya selalu dilindungiNya dan penuh keberkahan dalam menjalani hidupnya kelak”, aamiin.

  2. Nanganin anak-anak memang harus ekstra sabar, hati-hati, dan terarah ya Bunda. Biar anak-anak tetap dekat dan respect sama kita…

  3. Tetep kuat ya teh, sama si cantiknya. Anak yang tumbuh dengan limpahan kasih sayang mamanya pasti kuat dan lulus seleksi alam

  4. Iyes, konflik ortu kalo bisa jangan diperdebatkan di depan anak. Dulu waktu SMP aku sering liat ortu bertengkar hampir tiap hari. Sedih banget, sampai pengin cepat2 gede dan kuliah supaya nggak dengar pertengkaran2 lagi.

  5. bener bangeeet teh. ada temen aku yg juga takut menikah, sampe sekarang ga mau nikah dia gara2nya ya itu tadi, semasa kecil sering lihat ibu bapaknya berantem

  6. Selamat hari anak nasional juga mbak….

  7. Wah, ada adik-adik pakai seragam pramuka 😀 cakep banget hehehehe. Selamat Hari Anak Nasional 2017 ya hehehehe

  8. Dan saya masih blm bisa menyembunyikan masalah di.depan anak kalau.lagi konflik…
    Ini PR terbesar saya…

  9. Makanya kalau nanti mau ribut jangan didepan anak ya tante-tante. 😀
    Selamat hari anak 🙂

  10. Kalau dlu sempet beberapakali liat ortu bertengkar itu aduuh..traumanya sampai skrg mba..jadi kebayang kata2 n pertengkaran tsb..nah aku niatkan untuk kalau bertengkar sama suami pas anak2 g ada biar mereka g sakit hati denger pertengkaran ortunya..karena aku keinget diriku sndiri dlu

  11. Iya memamg seharusnya begitu tapi seringkali para orang tua susah mengontrol ego kalau sudah mai marah2. Celakanya ada yg sengaja marah2 depan anak untuk menunjukkan pengaruh. Ah anak2.. selalu menjadi objek buat orang tua. #langsungpelukanak2dirumah

  12. beberapa kali bapak dan ibu berantem dulu, aku ikut sedih. huuhuhuh.. masih inget.. skr mereka dah jarang berantem sih… berantemnya udah gt2 aja skr.. ahahaha.. g sampe nyakar tembok lagi…

    emang bagusnya ortu berantem pas g di depan anak sih…

  13. ah bener teh, kalau ortu konflik anak yang bakal kena getahnya.. dan yg paling ga oke itu berimbas ke kepribadian anak, sifatnya seumur hidup hingga mereka dewasa

  14. Anak sekarang kecerdasannya dan kepekaannya berjalan cepat, kita sebagai orang tua memang kudu jaga benar perolaku kita ya mba

  15. ada anak hebat pasti disampingnya ada bunda yang hebat juga. Ekstra sabar menemani pertumbuhannya dan membimbingnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *