Home / Setengah Mati Sabtu Merindu

Setengah Mati Sabtu Merindu

Mengapa waktu, tak pernah berpihak kepadaku
Apakah aku terlalu, terlalu banyak berkelana
Mengapa kita, masih saja tak pernah bersatu
Selalu saja bertemu, bertemu saat kau milik yang lain

Mungkin kau bukanlah jodohku
Bukan takdirku, terus terang
Aku merindukanmu, setengah mati merindu
Tiada henti merindukanmu, masih hatiku untukmu
Aku tetap menunggumu..

Setengah Mati Merindu by Judika

Hei… Senja di ufuk barat sana, tak ingin berhenti  memandang jingga yang cerah. Merasakan getar getar rindu yang mendalam, menanti tenggelamnya  senja  yang semakin  dalam. Masih ingin melihat senja itu, jangan begitu saja pergi, masih ingin disini..

Hanya di temani semliwir  angin,  sunyinya malam. Tak ada bintang berkelip, bulan pun turut tak menampakkan dirinya. Seakan tau dan merasakan akan kegundahan hati yang sedang merindu.

Dalam perjalanan menuju peraduan,  hanya  mematung  menatap jalan. Pandangan  yang kosong, hati di payungi keteduhan. Bibir yang membisu, pikiran berkata hari ini..”setengah mati, sabtu merindu”

Setengah Mati Sabtu Merindu | Senja

 

 

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

29 comments

  1. Acieee… kirain puisi terdalam nih, eternyata lagu galau.. ck ckc kc.. hihihi
    maknyusss tapi.. lumayan ngena 😀

  2. daleeeeem…..jangan pandangan kosong maaaak..nanti ada yang masuuuk lhooo hihihihi..salam kangeeen…#sama-samadigebukinpakdhetelaaat :D…

  3. Ehm ehm ehm … rindu pada lukisan eh hasil karya sang fotografer ^_^

  4. Langsung searcs lagunya, 🙂

  5. rindu sama yang jadi siluet di foto paling atas ya Nchie .. itu siapa sih … 😀

  6. awas…. Jangan memandang terlalu dalam mbak…, ntar dari lukisan.. Keluar tangan pak dhe…, jawil idung…. He2

  7. Sabar ya…senin siang aja di bu imas prapatan hehe

  8. Saya juga ridu nich
    Salam kangen

  9. gambarnya mengingatkanku kepada Perempuan Desir Angin saat bareng menikmati matahari di pantai. Saya juga merindunya

  10. Setengah sabtu merindu …
    Itu tatapannya serius amat teh .

  11. jangan banyak ngelamun teh 🙂

  12. Cieee… mak Nchie.. kenapa pinjem puisi Judika kalo tulisanmu bisa jadi puisi yang syahdu??

  13. Tulisannya dengan bahasa yang bagus, sabtu merindunya tergambar dengan apik!

  14. Sbatu malam minggu akan semakin merindu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *