Home / Tips / Cara Bijak Mengatur Waktu
nchie hanie | bandung hijab blogger | time management | lifestyle blogger bandung

Cara Bijak Mengatur Waktu

Cara Bijak Mengatur Waktu. Seringnya mengurusi sebuah event blogger atau sekedar memenuhi undangan saja membuatku lebih banyak mengenal karakter orang lain.  Meski kebanyakan di balik layar, tapi rasanya suka gemesh kalo misalkan ada yang telat hadir. Masih oke lah, kalo memang cuma 5 atau 10 menit itu pun dengan ngasih kabar. Nah, paling bikin gemesh, ga ngasih kabar atau cancel last minute. Dan, ternyata ketika telat itu sudah menjadi kebiasaanya dan merupakan suatu kebanggaan tersendiri.  Oh, baiklah, cukup tau saja. Pernah merasakan gemesh kek aku ga sih?

Merenung ke dalam diri, bahwa kita ga bisa merubah dan mengendalikan  orang lain, tapi kita bisa merubah diri sendiri agar ga seperti mereka. Plaaak, merasa ketabok kalo diri ini yang telat, jujur sesekali memang pernah telat, karena kondisi tertentu yang urgent. Tetep diriku yang harus aware, ga mau ngurusin orang lain, tapi setidaknya kalau dalam sebuah event, atau  kalo udah  berjanji mesti komitmen donk.

Ngomongin soal komitmen, ku sangat menjaga banget. Ga mau mengecewakan orang lain dalam hal menepati janji, karena buatku waktu yang diluangkan adalah sangat berharga sekali. Coba bayangkan, kalo ada janji dengan seseorang, pastinya bakalan menunda acara dengan yang lain demi sebuah perjanjian awal. Butuh waktu yang dikorbankan, cuma bagaimana kita menyingkapi sebuah waktu adalah proses pembelajaran dalam hidup.

Mari berbicara tentang waktu…

Menurutku waktu sangat bermakna, seiring dengan berjalannya waktu, nasib seseorang dapat berubah. Yang tadinya di bawah, bisa berada di atas, dan begitu pun sebaliknya. Tugas kita adalah  berdoa dan bekerja keras agar selalu memiliki nasib yang baik. Waktu akan terus berjalan dan ga  akan pernah bisa diulang kembali. Orang yang ga memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya sebenarnya sangat merugi.

Mantengin jam yang terus berjalan, seolah berpacu dengan waktu.

Oleh karena itu manajemen waktu sangat dibutuhkan, dimana proses mengelola waktu secara efektif sehingga waktuku yang tepat digunakan untuk aktivitas yang tepat. Sebelum membahas manajemen waktu, belajar dulu menghargai sebuah waktu yang terkadang disepelekan bahkan diabaikan oleh sebagian orang.

Ini beberapa caraku untuk menghargai waktu:

  • Menepati waktu/janji

Siapa yang pernah janjian sama aku? Entahlah udah kebiasan diri kalo janjian sama siapapun sebisa mungkin aku yang datang lebih awal, lebih baik menunggu daripada telat. Mungkin aku berprinsip seperti itu, sejak dari kecil berada di lingkungan yang diajarkan disiplin dan dianjurkan untuk menjadi orang yang tepat waktu. Karena ku yakin dan percaya 0rang yang selalu tepat waktu akan mampu mencapai kesuksesan lebih cepat dibandingkan dengan orang yang tak pernah bisa on time. Haseek!

“Lebih baik datang 3 jam lebih awal daripada terlambat 1 menit.” – William Shakespeare

Membiasakan diri untuk bisa tepat waktu memang  hal yang ga mudah. Tapi butuh proses dan kebiasaan tepat waktu bisa diusahakan dengan melatihnya. Usahakan untuk selalu datang tepat waktu atau lebih awal dari jam yang dijanjikan. Insyaallah lama kelamaan, ini  bakalan  menjadi suatu kebiasaan baik yang bisa dilakukan dengan mudah.

  • Menyadari waktu adalah lingkaran nasib

Pernah merasa ga sih kalo waktu 24 jam rasanya ga cukup, atau begitu cepat waktu berggulir tatkala kita happy. Bahkan sebaliknya waktu berasa lama ketika hati lagi dilanda kesedihan.  Menyadari banget nih, bahwa semua yang kumiliki sekarang hanya titipanNya, dalam hitungan waktu bakalan ga tau nasibku.

“Waktu itu adalah lingkaran nasib tanpa henti. Siang-malam, pagi-petang, sepanjang tahun tak pernah rehat. Dalam setiap kesempatan putaran nasibnya selalu terjadi tiga kemungkinan. Paralel, bergerak serentak.”   Tere Liye

Sang Maha yang membolak balikan hati, mau ga mau harus menerimanya dan berdamai dengannya. Tugas kita sebagai manusia menyiapkan diri akan sesuatu hal yang ga nyaman.

Waktu adalah misteri, melakukan hal kebaikan seolah hidup di hari terakhir.

  • Bersahabat dengan  kesedihan

Siapapun ga akan lepas dari rasa sedih, bahkan terkadang larut dalam kesedihan  dengan permasalahan yang berat. Namun, seberat apapun itu, pasti akan sembuh seiring dengan berjalannya waktu. Mau ga mau harus bersahabat dengan waktu, intinya tetep meyakini bahwa rasa sedih ada expirednya.

“Kesedihan pun akan terbang menjauh seiring dengan kepakan sayap waktu.” – Jean de La Fontaine

Yuk ah, belajar  memanfaatkan waktu dengan baik merupakan obat mujarab untuk segala macam kesedihan.

  • Meyakini waktu tetap berjalan

Iya, ku percaya banget bahwa waktu akan terus berjalan tanpa memperdulikan perasaan, baik itu bahagia atupun sebaliknya. Mengisi waktu dengan beraktivitasyang bermanfaat akan lebih baik, dibandingankan dengan diam, meratapi nasib ataupun  meratapi kesedihan.

“Bagaimanapun keadaan kita, mau sedih, bahagia, waktu tidak pernah berhenti menunggu. Waktu tetap berjalan.” Tere Liye

  • Memanfaatkan waktu dengan baik

Pernah ga merasa, apa sih tujuan hidup kita di dunia? Pastinya menjadi manusia yang sukses dan lebih baik juga bermanfaat buat sekitar. Dengan begitu bisa kita capai apapun yang diimpikan, asalkan dengan perencanaan yang mateng.

“Menggunakan waktu adalah memanfaatkannya sesuai dengan apa yang telah ditentukan sebelumnya. Menghamburkan waktu adalah menyia-nyiakannya tanpa rencana dan sembarangan.” Bruce Lee

Berdasarkan pengalaman pribadi, bergaul dengan orang-orang sukses, merekalah termasuk orang yang menghargai waktu, memanfaatkan waktu dan peluang yang ada. Apalagi di dunia digital ini, akan banyak peluang kalo kita bisa memanfaatkannya

  • Menginvestasikan waktu

Siapa pun pasti bisa menghabiskan waktu yang dimilikinya, ada yang santuy atau berprinsip waktu adalah uang, berlomba mengejar waktu menjadi orang sukses.  Tapi, apakah yang dilakukan untuk menghabiskan waktu yang dimiliki dapat memberikan manfaat untuk masa yang akan datang?

Menyadari banget kalo kita hidup di dunia tuh ga akan lama. Ketika suratan takdir menjemput, apa yang bisa dilakukan? Sudah selayaknya, menjadi orang yang sukses di jalanNya

“Kuncinya terletak bukan pada bagaimana Anda menghabiskan waktu, namun dalam menginvestasikan waktu Anda.”  Stephen R. Covey

Yuk ah, belajar menginvestasikan waktu yang dimiliki , dengan melakukan berbagai kegiatan positif agar bisa bermanfaat untuk kepentingan dunia dan akhirat.

Memang ga gampang untuk menghargai sebuah waktu ini, butuh proses dan latihan terus. Belajar terus untuk mengenal manajemen waktu. Perlu diingat saja kalo waktu merupakan salah satu sumber daya yang harus dikelola dengan baik. Kenapa?  Agar setiap orang bisa mencapai tujuan  secara efektif dan efisien dengan waktu yang produktif, artinya apapun kegiatan yang diisi bisa menghasilkan sesuatu.

Me time, ngopi dan membaca adalah sepaket

Misalnya, sebagai Blogger waktu yang produktif bisa diisi dengan membaca buku, atau membaca postingan mentemen dengan blogwalking atau kegiatan menulis/ngeblog . Lah, lalu gimana cara membagi waktu untuk bekerja, ngeblog, ngurus rumah tangga, dll.

Tenang, ga usah khawatir! Banyak cara untuk memperbaiki dan mengatur waktu. Dengan waktu yang terbatas harus berani belajar bilang engga kalo bukan urusan yang ga  penting. Buat yang suka onlen dan punya date line bisa mematikan notifikasi  sosmed, membuat jadwal prioritas hidup, fokus dan mulai lakukan dari sekarang, jangan sampai menunda-nunda waktu.

Aku mengakui termasuk orang yang memanage waktu dengan baik, semua kegiatan  harian yang terskedul. Makanya kalo  ada yang ngajak diluar skedulku, dengan berat hati bakalan menolak secara halus, karena ada sebuah pekerjaan yang harus komitmen.
Pekerjaan bisa selesai sesuai jadwal jika seseorang dapat mengatur waktunya dengan baik.  Sebelum mempelajari cara mengatur waktu, terlebih dahulu mari memahami pengertian time management. Kurasakan manfaatnya yang luar biasa dari manajemen waktu ini, diantaranya:
  1. Bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
  2. Meningkatkan reputasi.
  3. Lebih banyak waktu luang.
  4. Mengurangi stress dan masalah.
  5. Lebih banyak menyelesaikan pekerjaan.
  6. Lebih profesional

Sering kali ku ga menyadari juga melakukan hal-hal  yang ga  penting,  malah membuat waktu berharga terbuang percuma. Seperti pegang henpon, terkadang memudahkan untuk melakukan banyak pekerjaan. Tapi  di sisi lain juga memberikan distraksi yang menyebabkan  susah untuk konsentrasi, apalagi kalo pop-up  notifikasi muncul.

Pernah ga ngerasa satu hari 24 jam itu masih belum cukup? Karena aktivitas yang seabrek dan menggunung. Merasa belum melakukan apa-apa, tapi kok sudah malam lagi ya? Atau perasaan baru aja merem, ko udah adzan subuhh lagi. Ulalaa, ternyata bisa jadi masalahnya bukan ada pada terbatasnya waktu, tapi cara mengelola waktu dan aktivitasmu belom tepat.

Love my job, coz bisa disambil ngopi santuy

Ini ada beberapa tips yang kulakukan untuk mengatur waktu, agar semuanya bisa kujalani dengan happy, diantaranya :

  1. Membiasakan diri untuk membuat catatan  kegiatan di hp setiap harinya.
  2. Memprioritaskan kegiatan yang urgent.
  3. Menghindari multitasking
  4. Menentukan  waktu kegiatan yang dilakukan
  5. Istirahat yang cukup

Setelah diatas ngomongin waktu, manajemen waktu, cara menghargai waktu dan tips mengatur waktu. Jangan sampai lupa disela-sela rutinitas harian, WAJIB “memberikan waktu buat diri sendiri” bahasa gaulnya me-time sebagai REWARD tanda terima kasih pada tubuh ini.

Karena buatku mengatur jadwal dan mengelola waktu ga hanya terus berkaitan dengan apa yang HARUS kulakukan, tapi juga apa yang INGIN kulakukan. Kebayang kan, kalau dalam sehari terus bekerja tanpa jeda istirahat. Plis, kasih JEDA buat nyeruput kopi sambil nyemil cirenk or pisang goreng.

Ini ceritaku tentang manajemen waktu yang selama ini kujalani, dan tulisan ini dalam rangka ikut kolaborasi bersama mentemen  Bandung Hijab Blogger.

“Seiring berjalannya waktu, mengajarkan aku tentang banyak hal. Karena Guru terbaik adalah pengalaman yang kudapat seiring dengan berjalannya waktu”

Oh, iya balik lagi ke obrolan soal waktu hanya ingin menyampaikan pesan dan mengajak untuk  belajar menghargai waktu, baik itu menghadiri sebuah acara blogger/umum, bertemu teman/rekan kerja. Karena dengan menghargai waktu, otomatis menghargai diri sendiri.

Jadi inget, banyak yang sering nanya lewat wasap or DM bahkan di Sosmed. Teh Nchie, ko sibuk aja kelihatanya? Padahal ga sibuk ko, kuisi  waktuku dengan kegiatan yang produktif dan penting aja. Masih menyempatkan diri untuk santuy ngopi cantik haha hihi bareng mentemen, kumpul keluarga, traveling,  me time ngeblog, bahkan jadi inem di rumah.

So,  kapan mo me time bareng, ngopi cantik? *halagh.. Etapi kalo janjian ma aku ga pake telat ya, coz  syebeel sama yang suka telat2.

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

106 comments

  1. Emang bener sih, komitmen itu susah. Harus ada niat dalam diri sih.
    Dan kalau gak bisa bikin janji, sebaiknya jgn berjanji sih sama org, itu prinsipku.
    Dan smartphone adalah cara terbaik untuk menjadi pengingat diri (time management)

  2. Aku setuju banget sama semua poinnya mba. aku berusaha bgt untuk selalu tepat waktu karena aku ga begitu suka nunggu orang sekarang. kenapa kubilang sekarang? karena pasti bawa krucils kan, jadi kasian kalo mereka ikutan nungguin pas mamanya nunggu juga buat meeting.

    Dari situ belajar supaya lebih aware lagi sama orang yg selalu ngaret, hahaha. aku juga lebih menghargai waktu skrg semenjak punya anak, karena waktu ga akan terulang lan 🙂

  3. Datang terlambat selain bisa membuat kesal, sama saja dengan kurang menghargai waktu orang lain, ya, Mbak? Karena setiap orang sebetulnya punya jadwal dan prioritas masing-masing.

  4. Datang terlambat selain bisa membuat kesal, sama saja dengan kurang menghargai waktu orang lain, ya, Mbak? Karena setiap orang sebetulnya punya jadwal dan prioritas masing-masing, ‘kan?

  5. Benar deh aku ada teman selalu datangnya telat, bawaannya jadi kesal, ilfill saya kalau janjian dengannya. Jadwal juga bisa berantakan. Banyak ruginya kalau gak bisa memanage waktu

  6. aku termasuk yang kalau ke acara seringnya mepet, tapi itu juga pakai pertimbangan jarak dan situasi *pembelaan diri, hahaha. Sedihnya juga sering aku datang sesuai jam yang ditentukan eh sampai sana masih sepi, huuf

  7. yihaaaa… panutanku. aku belajar nggak telat dari teteh sama abudi loh. Kalian berdua mirip soal management waktu ini. Yang bikin aku insaf, beberapa kali janjian aku telat mulu, kesini-sini rasanya malu banget kalo telat. hahaha

  8. Iyup. Paling sebel kalo kitanya udah on time eh yang lain pada ngaret

  9. Kalo kita bisa mengatur waktu dengan baik, memang mengurangi stres bangeeetttt, Teh.
    Hanya saja, kadang nih beberapa orang yg kesulitan atur waktu suka alibi. Melakukan prokrastinasi alias mepeeettt dgn DL karena inspirasi baru muncul, hehehe. Duh, gimana tuh yaaa

  10. Idem, aku juga selalu berusaha tepat waktu karena terbiasa sejak kecil, ortu terutama alm Bapak selaluuu ontime. Dan Alhamdulillah banyak berkah bila kita tepat waktu ya..

  11. Udah telatnya banyak, banyak alasan, dan gak merasa salah pula. Kalau yang kayak begitu kayaknya gemesnya belipat-lipat, Teh. Padahal waktu sangat berharga

  12. Aku kalau mau ikut acara, entah kenapa suka merasa ragu di waktu mepet. Tapi tetap berangkat jika memang tidak ada halangan karena udah janji kan

    Terus terang ya, Teh Nchi. Aku masih butuh banyak belajar buat management waktu. Paling menghindari hahahihi doang dan habisin waktu tanpa dapat apa2. Mending buat tidur sih cickck

  13. Teteh satu ini emang kece badai. Pdhal aktivitasnya banyak tp tetep aja keliatan santuy. Aku? Gini aja udh kalang kabut, kayak tempe mendoan yg udah adem. Hehe

  14. Senang deh mbak kalau bicara soal waktu, aku senang banget memanfaatkan waktu dalam setiap kesempatan. Memilih prioritas yang terbaik untuk mencapai hasil yang maksimal.

  15. Barokallah dapet pencerahan langsung dari pakarnya soal mengatur waktu yang baik ya Teh
    aku selama ini kadang masing santai dan semaunya aja, harus benar-benar menata diri ulang dengan baik. Agar bisa rileks.

  16. Wah teteh koleksi foto bareng jam nya banyak banget hahaha… Toss teh aku juga ga suka telat apalagi kalau ke event malah kadang datang paling awal hahaha… ga masalah sih soalnya bisa dimanfaatkan buat hal yang lain sambil nunggu…:D

  17. Uniek Kaswarganti

    Wah, bakalan disetrap Teh Nchie nih kalau janjian coz aku hobi banget ngaret hahahaha… Ampun Teh, iya ya harus perbaikan ya. Dulunya aku tuh orang yang selalu takut telat, selalu datang sebelum waktu janjian. Begitu terbiasa dengan suami yang hobinya ngaret melulu, jadinya ketularan. Hahahaa…. nyari cogan hitam (bukan kambing hitam loh) :))

  18. Mbak hani ni sibuk bgt keknya kesehariannya…
    Aku setuju nih klo ada acara aku mending datang beberapa jam sebelum deh dripada telat. Komitment aja sih.

    Klo mepet diati tuh ga enak grasa grusu rasanya

  19. Sekarang dengan kebijakan WFH perlu banget nih ngatur waktu. Kalo gak produktivitas malah menurun.
    Niec post mba

  20. aku sejak kerja di rumah mulai lebih strict sama waktu, kalau dulunya terlalu fleksible, karena kerjaan juga ga terikat waktu jadi kaya kebalblasan deh berbanding kebalik sama suami yang apa apa selalu on time banget malah aku sering dikatain lelet

  21. Berasa ditampol sayaaaa

    Aku kalo time management emang tolerir setengah jam before afternya, tapi karena kepadatan waktu yang emang naujubillaaaah

    Dulu pernah nulis di blog, time management ku pernah ada di level seketat celana legging – pas pasan hihihihi

    eeeeh apa katamu? ngopi bareng? Kuy!

  22. Huhu, jleb eung. Aku nih, management waktu masih payah. Masih susah nyusun prioritas. Mana diperburuk dengan mood swing. Jadinya banyak target yang melenceng. ihiiiks…

  23. Kalau aku paling gemes pas ada event blogger terus ada yang cancel di last minutes. Duuh padahal ngumpulin blogger ini susahnya minta ampuun kan kalau bilang dari awal bisa kita cari gantinya.

  24. Menepati waktu yang sudah dibua nah itu aku kadang turun naik mood nya kadang rajiiin kadang dilanggar padahal gak boleh gitu ya harus bisa ngatur waktu dengan baik. Sema ngat lagi ngatur waktu ah biar semua bisa beres

  25. Memanfaatkan waktu dengan baik tuh wajib banget karena waktu gak bakal balik kan. Nanti menyesal kalau semua sudah terlewat

  26. Hihihi aku juga suka sebel sama yg telat telat gitu Teh. Bikin jadwal yg lain lain jadi mundur nungguin yg telat ini

  27. Aku pernah ke event 2 jam sebelum acara
    Eh saya malah lihat ownernya venue baru datang
    Jadi saya lihat persiapan dari A-Z

  28. Aku suka banget nih sama poin kedua dan keempatnya teh nchie. Mantull 👍 investas dan lingkaran nadib. Emang mindsetnya kudu di benerin soal waktu biar gak nganggap sepele time management

  29. pas sampai di bagian ini, suka banget!

    “… waktu adalah misteri, melakukan hal kebaikan seolah hidup di hari terakhir!”

    YES. Seolah hidup di hari terakhir.

    Sederhana tapi sarat makna!

  30. Ah teteh panutanku, tulisannya kena banget di aku teh. Menginspirasi gimana harus menghadapi waktu yang ga akan pernah berhenti.

  31. Me time mah selalu nomor satu hehe

  32. Aku setuju sama semua poinnya…gimana atuh ya…suka sama tulisannya sepakat 😍😍

  33. Aku speechless teh.. Tulisannya ngena bgt huhuhu.. Semoga bisa terus upgrade jadi lebih baik dan bijak menggunakan waktu

  34. Keren banget tulisannya tetehkuu.
    Anyway, tteh pembacanya tere liye jugaa? Hhe

  35. Lebih baik datang 3 jam lebih awal daripada terlambat 1 menit.” – William Shakespeare

    Setuju aku!. Ku termasuk tipe yang berusaha menghargai siapapun itu terkait dengan waktu. Jangan biarkan orang lain menunggu karena kita pun tak mau begitu, yekan?

  36. belakangan ini aku ngerasa waktu 24 jam tuh kurang banget. bahkan suka mikir andaikan aku kuat ga tidur. mending aku ga tidur. jadi jleb banget sama tulisan teteh, kalau kita harus bener-bener berdamai denganNya. “Tugas kita sebagai manusia menyiapkan diri akan sesuatu hal yang ga nyaman”. seharusnya bukan cuma dunia yang dikejar. jadinya gitu deh ngerasa kurang terus

  37. Ugh, nendamg bangwt kalimatnya Willian Shakesphere. Untuk masalah managemen waktu, apalagi untuk janjian. Sebisa mungkin aku selalu usahakan on time dari dulu. Gpp nunggu daripada nungguin.. Meskipun nunggu itu melelahkan

  38. Aku yang ketabok bacanya. Hahaha. Pernah beberapa kali telat, tapi gak sampe berjam2. Eh, pernah ding berjam2 gara2 salah lihat waktunya. Hahaha. Tapi mulai komitmen untuk gak telat lagi dalam event apapun. Thanks reminder ya, Mak😘

  39. Bicara mengatur waktu, gampang-gampang susah Teh. Entah kenapa rupanya setiap pribadi punya preferensi sendiri terhadap waktu. Sehingga pasti Teh Nchie juga alami, si A mah telat melulu, si B mah selalu tepat waktu, si C mah kalau telat lamaaa banget.

    Pengalaman lucu waktu saya bekerja. Kalau mengundang meeting, peserta gak pernah lengkap pada jam yang di tentukan. Misal diundang jam 9, paling baru lengkap peserta jam 9.30. Telat deh mulai meeting. Besok-besok diakalin, kalau meeting akan dimulai jam 9, undangan di bikin jam 8.30… Berhasil deh…

    Sehat selalu ya Teh bersama keluarga di Bandung.

    Salam dari Sukabumi

  40. Mnrutku pengaturan waktu itu membutuhkan disiplin dan ini tentunya tak mudah. Secara perlahan harus melakukan cara bijak mengatur waktu

  41. Kalo event dan udah pasti telat, aku ngabari sih dan biasanya memang kejadian darurat. Enggak pernah sengaja nelat atau menunda-nunda karena ada yang ribut di rumah tiap kali aku bakal hadir dalam event.

    Nah, aku pernah ngalami juga kegemasan serupa dengan Teh Nchie, jadi koordinator event blogger gitu. Sedihnya yang membatalkan itu ngabarinnya H-1, hikss… nyari peserta pengganti kan susyeeeh.
    Hayuk Teh, ntar kopdar ngopi syantik ya kalo kondisi udah membaik

  42. Salut dengan prinsip Teh Nchie tentang waktu, jadi malu hati aku sering telat, harus berusaha mengubah diri lebih baik lagi dan mengatur waktu dengan baik dan produktif..nuhun Teh…

  43. Bener teh waktu yg berjalan gak akn terulang lagi tergantung kitanya gimana memanfaatkan waktu dengan Baik sukaa, jd diingatkan 💗

  44. Saya juga paling enggak suka sama orang yang suka telat teh…
    Inget dulu pertama kali berurusan sama temen yang tukang ngaret pas zaman smp, janjian di depan margahayu ditungguin sambil berdiri setengah jam enggak dateng2… Pulang ke rumah, nelepon orang itu, eh ternyata baru bangun tidur dong… Enggak habis pikir ada orang kaya gitu… Makin besar nambah temen ternyata ngaret tuh kaya wajar gitu ya…
    Apalagi sekarang, kalau ngaret tinggal bilang di wa, “tunggu, otw”

    Jadi emosi, hihihi…

  45. Dulu diantara 4 sekawan cm aku yg suka on time kalo janjian. Lama-lama aku terbawa suasana. Gak mau lg on time krn gak ada apresiasi. Haha. Jadilah sekarang jd kebiasaan. Tp emg gak ada pressure yg pantas untuk tepat waktu. Kesininya mkin berasa gak disiplin krn keteteran.heu

  46. Lina W. Sasmita

    Sebanyak apapun rencana yang sudah saya tulis kalau sudah keselip gangguan misalnya sekilas aja lihat televisi terus ada film bagus udah deh bubaaar segala rencana yang sudah disusun jauh-jauh hari. Di lain hari, misalnya tetiba buka Netflix terus iseng ngeklik satu film atau drakor, wassalam deh, batal semua planning. Segampang itu saya mah merusaknya Teh. Huhu.

  47. Sering nyesel karena terlalu sering menghambur-hamburkan waktu untuk hal yang kurang bermanfaat, Teh.
    Terima kasih nih ‘tabokan’nya, jadi sadar harus makin memperbaiki diri soal manajemen waktu ya.

  48. Sepakat banget aku mba, lebih baik datang duluan, nunggu beberapa lama di bandara ketimbang teringgal pesawat, dan aku pernah beberapa mnegalami kejadian mengejar pesawat, itu rasanya luar biasa , hahaha

  49. Hooohh bagus mbak postingannya. AKu merasa tertohok nih manajemen waktuku blm baik. Kadang misalnya aku nulis ya, aku jadwalin gtu sekian jam tapi ternyata pas ngeheng dan akhirnya molor, eh yg belakangnya ikutan molor cedih aku tuuu
    Mungkin perlu berdamai dengan diri yang menua dan gak konsenan jd atur waktu lbh baik lagi kali ya, ini curhat dan jawab sendiri ahahaha 😛

  50. huhuhuh, kayak ditampar nih baca postingan Teh Nchie.
    saya nih masih sering telat padahal udah berusaha semaksimal mungkin tuk bisa lebih awal. makasih udah sharing tipsnya ya Teh.. harus lebih baik lagi nih memanage waktu 🙂

  51. aku termasuk orang yang on time, karena punya anak kecil bikin aku sangat menghargai waktu. Suka bete sama orang yang suka ngaret apalagi tanpa lasan yang penting, apalagi karena tukang ngaret jadi harus nunggu lebih lama baru acara dimulai …asli suntuk hbs

  52. Iya aku juga salah satu netizen yang mikir teh Nchie gile yah sibuk pisan ke sana kemari 🙂 ternyata ini qoentjinya, aku juga kadang merasa 24 jam kurang tapi kurangnya karena aku sendiri yang ga pandai atur waktu yang baik..terima kaish teh pencerahan banget baca ini

  53. Dulu pas sekolah kalo dijemput temen dan aku belum siap, masih pakai kaus kaki, itu udah dimarah bapak. Jangan bikin temen nunggu, gitu. Padahal aku ga tau kalo dijemput, kan dulu ga ada hp Teh, wkwkw. Dan sekarang aku dapat suami yg on time, gusar banget kalo dia telat. Jadi klop sama bapak

  54. Teh beneran ini mah dibaca dan diregepkeun. Nuhun ya teh sharingnya bener bener super hehe

  55. Bener banget. Manajemen waktu itu penting, agar banyak kegiatan bisa terlaksana dengan baik. Suka tips manajemen waktunya. Bisa saya contoh, nih 🙂

  56. Bener banget teeeh, kadang kita lupa manajemen waktu yang sudah disusun dan akhirnya malah keteteran sendiri. Makasih tips tipsnya yaa teeeh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Please enter an Access Token on the Instagram Feed plugin Settings page.