Home / Kesehatan / Ketika Access Bars Mendampingi Survivor Cancer

Ketika Access Bars Mendampingi Survivor Cancer

Ketika Access Bars Mendampingi Survivor Cancer. Benar adanya jika pandangan pertama itu bisa membuat jatuh cinta. Memasuki ruangan, seorang teman Praktisi memengenalkan pada sosok perempuan yang tampak pasrah terlentang di bed sedang menjalani sesi Bars. Lalu memintaku melanjutkan sesi, dengan senang hati perkenalkan “Nchie, Praktisi Bars yang akan kontribusi Baksos For Cancer ” 

Jadi ceritanya, dr David Budi Facilitator Access sebagai  owner Klinik Lineation Centre mengadakan program Baksos For Cancer, yang memberikan layanan sesi Bars dan Body Process, Zapper sebanyak 12x sesi, 1 sesi bisa minimal satu minggu sekali untuk mereka yang survivor cancer. Tugas praktisi adalah  kontribusi pada mereka, ya salah satunya sosok perempuan ini yang hampir ku pegang full disetiap sesinya. Sebut saja, Ibu.

Banyak pertanyaan dalam diri, apakah kamu sanggup kontribusi pada Ibu? Pada awalnya rasa khawatir, muncul seiring dengan ketakutanku kontribusi apakah nanti bakalan bisa, mendengar kata cancer aja udah merinding. Yeah, apapun perasaan yang muncul please destroy and uncreate, yes! Dengan dibekali wejangan dari dr Dave dan mengikuti kelas Body Process (BP) for Cancer bersertifikat Internasional, modalnya percaya diri, aku bisa!

dr David Budi

Pengalaman Pertama NgeBars Survivor Cancer

Sesuai dengan rules, pertemuan pertama dan kedua Ibu dikenalkan apa itu Bars biar ga kaget tubuhnya. Perlahan tapi pasti menjelaskan kalau Bars adalah sentuhan lembut di 32 titik kepala yang akan mendelete  stress atau emosi negatif dalam tubuh.  Ibu pun banyak nanya dan kujawab dengan yang ku pahami.

Sementara, tubuh ini merasakan badan panas, sumeng, gerah, semua sakit, linu dan nyut-nyutan bagian payudara kiri, gelisah, cemas ahh  ga karuan. Apapun yang kurasakan itu bukan punyaku. Oh, begini tho yang Ibu rasakan, baiklah. Meski dipertemuan kedua, rasa itu masih ada namun ga sedahsyat sebelumnya, dan Ibu pun bisa tertidur lelap, karena sudah mengalami dan sedikit mengetahui rasa sesi bars.

Sesi Bars

Pertemuan selanjutnya, baru dikenalkan dengan Body Process yaitu sesi yang meletakkan tangan di setiap persendian mulai dari ujung kepala sampai kaki mulai dari terlentang sampai tengkurap, di bolak balik biar mateng. Ibu bilang, rasanya kaya di setrika tubuhnya. Alat Zapper pun mulai di pasang disetiap pertemuan, yang gunanya untuk membunuh bakteri dalam tubuh. Sesi Facelift pun yang turut mengangkat frekuensi energi agar lebih meningkat semangatnya menjalani hidup.

Senang itu, apa yang dilakukan ada progressnya. Baru sesi ke-3 perubahan dalam diri Ibu mulai dirasakan, bisa tidur nyenyak, terlihat dari raut wajah yang cerah dan happy, semangat hidup meningkat lagi, dan aku tersenyum gembira mendengarkan ceritanya.

Ah, Ibu semangatmu yang luar biasa dan konsisten seminggu sekali menjalani proses sesi bars selama 3 jam perminggu, bukan hal yang gampang. Niat untuk sembuh, disiplin, tak henti berdoa dan  pasrah padaNya dengan cobaan yang diberikan itu kunci hidupnya sebagai survivor cancer.

Dengan perjalanan yang panjang selama 12 minggu, suka duka dijalanin, semangat yang up and down pastinya menghampiri. Tetep harus dilawan, luar biasa disetiap pertemuan selalu menginsipirasi dan memberikan wejangan untuk selalu peduli dengan kesehatan diri sendiri.

Bahagia itu kalo udah kontribusi Bars sama Body Proccess For Cancer, terus pasiennya rajin dan disiplin. Akutu makin semangat, malu soalnya kalo semangatnya kalah. Banyak belajar dari pasien cancer ini. Jangan tanya soal pola hidupnya, yang rajin berolah raga, meski diusia senja tetep lincah. Terlihat dari badannya yang semox, padet hihii.

Ibu berusia 52 tahun, divonis setahun yang lalu, survivor cancer payudara yang sudah diangkat sebelah kiri, termasuk rahimnya sudah ga ada. Ketika kutangani dalam keadaaan down banget, penampilan layaknya orang sakit pada umumnya, tak bergairah, lemah, lesu dan mengakui dengan dirinya yang stress berat. Menurut dokternya, sumber penyebar sel-sel cancer berasal dari rahim.

Dengan pasrah, Ibu mengatakan

“Silahkan angkat rahim dan payudara saya kalo memang itu yang terbaik buat kesembuhan saya.”

Hei, kaum hawa bagaimana rasanya ketika  dua mahkota simbol wanita sudah ga ada? Sedih, kecewa, marah, frustasi, depresi itu pasti, secara itu daya tarik buat pasangan. Salut sama Ibu ini. Semakin kesini, bonding berasa banget di sela-sela  melakukan sesi, Ibu selalu bercerita tentang semua hal di kehidupan mulai dari yang pahit dan manis. Ku hanya bisa terdiam menjadi teman setia mendengarkan dan senyum tanda mengiyakan. Mengisnpirasi banget.

“Perempuan itu harus kuat, ga boleh lemah, harus bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu. Periksa kesehatan kewanitaan sedini mungkin, semangat dan happy menjalani hidup itu harus “

Itulah pesan yang selalu diberikan disetiap pertemuan, gimana ga meleleh cobak? Masih ada yang selalu mengingatkan dan perhatian. Oh, Ibu.. makin kesini jadi semakin bawel, dekat layaknya seorang kakak yang ngingetin adeknya. Entahlah, ku ga mengenalnya siapa Ibu, dipertemukan di Lineation adalah udah skenarioNya.

KABAR GEMBIRA!

Dipertemuan ke 8 Ibu memberikan kabar yang menggembirakan. Progress Ibu satu ini begitu cepet , perubahan diri mulai terjadi di sesi 3 dari jatah yang diberikan 12 sesi. Disesi ke 8 ini  dapet cerita dari beliau bahwa hasil lab kontrolnya mendapatkan perubahan yang significan sekali.  Rasa ini turut bahagia dan semakin  semangat menuntaskan sesi baksos sampe akhir. Yakin dengan apa yang dilakukan dalam sesi ini, Bars dan BP  mendampingi Ibu untuk mengobati mentalnya agar tetap stabil. Bagi survivor cancer obatnya adalah SEMANGAT dan HAPPY.

Akhirnya, setelah merasakan sendiri manfaat sesi baksos di  sela-sela sesi ini,  Ibu pun mengikuti kelas BARS lalu kelas lanjutan Body Process for Cancer, Facelift. Katanya, biar bisa menolong sesama survivor cancer lainnya. Aw..Aw.. so sweet pisan kan?

Yes, perjalanan yang panjang mendampingi Ibu sampai sesi terakhir selesai. Tugasku sebagai Praktisi Access selesai dengan memberikan reward buat diri sendiri. AKU BERHASIL! Namun keberhasilan ini adalah karena KOMITMEN dan  SEMANGAT Ibu yang luar biasa menjalani hidup, praktisi hanya perantara, selebihnya IBU CHOOSE UNTUK HAPPY & SEMBUH itu kuncinya.

Nikmat mana lagi yang kau dustakan ketika hidup memilih untuk happy dan lebih baik? Itulah sepenggal  ceritaku mendampingi survivor cancer. Dan kini Ibu, telah menjadi praktisi Access yang turut berkontribusi di event baksos Lineation, menjadi partnerku untuk kontribusi  pada pasien cancer. Bahkan Ibu ini sekarang sibuk, banyak shownya kontribusi buat survivor  cancer lainnya dibeberapa tempat. Gaya pisan, Ibooooo!!

Ibu lagi kontribusi buat sesama pasien cancer

Salut sama ACCESS BARS, BODY PROCESS CANCER & FACELIFT  se-amazing itu memberikan manfaat bagi mereka yang memilih  hidup untuk menjadi lebih baik dan happy. Bangga juga dengan program dari Klinik Lineation Healty Centre dimana dr David Budi memberikan layanan Baksos Access Body Process for Cancer yang sudah dirasakan manfaatnya, salah satunya Ibu.

Terima kasih kerja sama dan komitmennya, Ibu Lisda Widiyanti. Semoga sehat selalu dan tetep menginspirasi buat sesama. Terkadang ku kangen bawelannya loh, dan celotehannya “Kalo ketemu Nchie bajunya harus beda , soalnya suka di foto-foto”  Eeeaaa, Iboo!

 Pertamakali ketemu Ibu Lisda jauh banget dengan saat ini.

Sekarang lebih fresh dan memuda, tsaaah.

 

 

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

108 comments

  1. Masha allah teh keren banget. Jadi lebih bersyukur untuk nikmat sehat tapi jangan lalai dalam menjaganya. Makasi teh sharingnya ♥️

  2. Salut banget Mba, semoga paa survivor cancer jadi lebih semangat untuk lebih membaik lagi.
    Semangat itu penting banget buat mereka 🙂

  3. selalu dalut sama teh Nchie, semoga teh Nchie sehat selalu biar bisa terus menularkan kebaikan dan kepedulian terhadap sesama 🙂

  4. woww, senang banget bacanya. Semangatnya dan memilih untuk bahagia dibanding memikirkan penyakitnya, sehingga beliau bisa menjalani lebih tenang dan senang ya, teh 🙂
    Semoga Ibu Lisda bisa menyebarkan semangat itu kepada pejuang kanker lainnya 🙂

  5. Keren banget Teh..aku jadi penasaran sama mendelete energi negatif ini buat aku yang gampang stress. Semoga kebaikan Teh Nchie dibalas oleh Allah SWT amin

  6. Teh Nchie aku bersyukur dan ikut bahagiaaaa banget!
    Kapan hari aku ke BDG juga sempat di-BARS
    Dan Alhamdulillah, badan dan jiwa jadi lebih muda, euyy
    Makasiii makasiii

  7. jujur deh teh, aku tuh pengen banget ikut acara atau program mereka saking banyaknya yang review, paling ngga dapet manfaat untuk diri sendiri, sukur2 bisa dibagi dengan yang lain, kalau kelasnya sendiri bisa hubungi siapa ya teh utk Jakarta?

  8. Waaah, salut banget. Seneng juga baca tulisannya. Happy ending yaa teh, jadi kepikiran kapan yaa nge bars lagi sama teteh, ngopi aja ga jadi mulu wkwkwkwkwk.

  9. Selamat ya, Teh karena sudah berhasil bantu Ibu terutama utk tetap semangat dan happy. Alhamdulillah berkat kerjasama antara dikau sm Ibu memberikan hasil yang signifikan, Ibu makin membaik. Salam buat Ibu ya, Teh. Kecee.pisan. Btw aku berharap banget, Baksos Access Body Process for Cancer ini bisa merambah ke daerah2 lain, salah satunya di tempat tinggal aku. Aamiin.

  10. Alhamdulillah. Senang banget melihat ibu Lisda kembali tersenyum dan terlihat ceria ya, Teh. Berkah untuk semuanya, Teh ^_^

  11. Alhamdulillah Nchie diberi kesempatan utk membantu sesama.. Salut juga utk Ibu Lisda. Salam yaa..

  12. keren nih programnya bisa ikut berkontribusi dan menyemangati penyintas kanker.

    Kalau baca soal kanker, aku lsg teringat ibuku yang juga kena kanker payudara dan meninggal. Waktu itu ketahuannya saat aku masih kelas 6 SD dan penyakit itu berlanjut sampai aku SMP kelas 2. Aku blm bisa bantu apa-apa.

    Lalu teman kantor ku juga terkena kanker payudara dan untungnya terdeteksi dini. meski begitu payudaranya pun diangkat. Lalu juga jadi teringat dgn Ria irawan.

    Semoga kita yang masih hidup ini sehat-sehat selalu…

  13. Masya Allah, luar biasa ya kontribusi Access Bars kepada survivor kanker, Teh Nchie …. semoga Ibu semakin baik dan baik. Baarakallahu fiik Teh Nchie 🙂

  14. Teteeh…
    Semoga semakin banyak masyarakat yang bahagia seutuhnya dan menjadi bisa mengambil hikmah pelajaran dalam hidup.
    Aku jadi mau nangis baca kisah Ibu sebagai survivor cancer dengan bagitu besar dan banyaknya ujian yang hadir dalam hidup Ibu.
    Sehat teruuss, Ibu Lisda Widiyanti.

  15. Ternyata banyak banget manfaatnya access bars ya teh Nchie?
    Bahkan untuk penyakit kritis

    Kalo gitu sakit lutut karena trauma juga bisa sembuh ya?

  16. Alhamdulillah seneng banget baca progress dari Ibu Lisda, semoga terus sehat ya Ibu dan bisa menolong pasien cancer lainnya. Sekeren itu ya teh Bars dan BP

  17. Alhamdulillah, yaampun Teh aku bacanya terharu sekaligus seneng banget beliau jadi lebih semangat dan keliatan lebih fresh setelah di Bars

  18. Wow saya baru tahu lho, tetapi terus terang program bar itu keren banget, sentuhan itu katanya obat mujarab bagi penderita ya…

  19. alhamdulilllaah ilmunya bermanfaat teh Nchie yang selalu cantik dan ceriaaaaah
    aku kapan dong di BARS?

  20. Kuat banget ya ibunya hebat bgt. Alhamdulillah sudah membaik sehat selalu

  21. being a cancer survivor myself, I can imagine how wonderful it was to have a solid support from friends. Please sharing berbagai burden dan keluh kesah serta kekhawatiran yang dialami kebanyakan penyintas. Appreciate your help and support for all the survivors teteh geulis

  22. Aih asyik nih ceritanya, salfok sama harus oke baju beda xixixi eta si ibu meni apal..baru tau kalau nge Bara itu kita jd tau yg mrk rasakan teh? Td baca teh Nchie jadi ngerasain sakit yg dirasakan penderita kanker..

  23. Semoga ibunya cepat sembuh kuat banget yah ibunya

  24. Masyaalloh aku baru tau mbak apa itu bars

    Luar biasa yaa.. Ternyata sentuhan punya dampak sebesar itu buat survivor

  25. Terharu banget sama aktivitas teh Ncie , ikut senang karena bisa access bars para survivor cancer karena bisa membantu mereka lebih happy.

  26. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah…. Keliatan banget muka Ibu Lisda setiap prosesnya. Kesehatan itu dari mental memang benar adanya. Positive vibesnya nyampe banget Mba Chie. Masya Alloh

  27. Salut sama semangatnya Ibu Lisda. Wanita kuat dan tangguh yang jadi panutan. Meski didera sakit tapi bisa survive. Teh Nchie praktek Bars di daerah mana? Kayaknya enakeun ya, pengan cobain.

  28. bahagia banget aku baca tulisan mu Teh… bukan pekerjaan yang mudah buat ngedampingi survivor cancer, thanks for sharing

  29. Mba, salut dengan perjuangan ibu yang melawan sakit kanker yang daialmi. Moga makin kuat dan tabah. Senang zekali ada kegiatan positif zeperti ini 🙂

  30. Terharu sama ikutan seneng bacanya, somehow malah bikin aku jadi tambah semangat setelah baca ini.

  31. Teh aku mah terharu pisan bacanya… Dan pastinya salut sama teh nchie dan ibu!! Hebaaat sekalii dan semangatnya luar biasaaa.. semoga teteh, ibu, praktisi dan pasien cancer lainnya diberi kesehatan oleh Allah SWT, aamiin *peluk jauh*

  32. jadi ikutan bahagia liatnyaa… seneng yaa klo bisa bermanfaat buat org banyak 🙂

  33. Masya Allah efeknya keren yah teh, harus rutin ini bars mah yah. Saya aja yang ga rutin dan sangat jarang ada efeknya apalagi kalau rutin. happy terus deh insya allah. Sehat – sehat terus teh Nchie.

  34. Ibunya optimis ya teh luar biasa. Makin penasaran sama bars ini. Tapi sayangnya belum bisa aja kesana. Jaraknya jauh banget juga dr rumah aku.

  35. Masya Allah Tabarakallah, semoga Ibu Lisda dan The Nchie sehat semua ya…Suka baca cerita penuh semangat begini. Barakalah kegiatannya untuk survivor cancer dan semua yang membutuhkan treatment ini

  36. aaaa keren banget teeh mendampingi penderita cancer nih, semangat terus teeeeh, ikut seneng banget liatnya, yang penting selalu positif ya teh hihi

  37. Alhamdulillah senang baca perkembangan Bu Lisda, sehat selalu Bu..Teh Nchie aku makin penasaran dengan bars ini semoga ada rezekinya main ke Bandung ya daku, tulisannya kushare ke grup lavender ya Teh..

  38. Masya Allah keren teh.. yg mengidap kangker jadi kayak punya energi posotif buar semangat dan sehat ya teh

  39. Ngomong in soal penyakit atau kanker gini aku sendiri juga takut mom apalagi sebagai wanita kan resikonya payudara dan rahim ya mom..

  40. Alhamdulillah teh ikut seneng lihatnya. Ibunya kelihatan jauh lebih seger banget sekarang. Semoga berkah teh segala usahanya. Keep inspiring yah.

  41. MashaAllah seneng banget, atas kemajuan-kemajuannya. Aku kalau inget penyakit kanker payudara suka sedih, ada dua orang wanita yang deket sama aku, meninggalkan dunia karena penyakit ini

  42. Wah.. Ikut seneng liatnya loh mba. Memang perlu support banget buat para survivor ini. Semoga makin tabah n semangat. Terus menginspirasi ya mba

  43. Terharu ih bacanya. Si Ibu hebat, mbak juga hebat. Kalian berdua inspiratif banget, andai semua perempuan Indonesia bisa saling mendukung seperti ini…pasti semua kuat.

  44. Mak aku kapan dibars
    Ini sepertinya penting demi energi negatif jauh-jauh pergi
    Pengen. Kemaren mb al nanya seh

  45. Keren euy Teteh udah pintar jadi seperti terapis. Terus mensupport cancer survivor sehingga mereka dapat sembuh seperti sedia kala. Salut untuk usaha dokternya.

  46. Aku salut sama semangat Ibu ini. Senengnya bisa mendapatkan efek yang signifkan dari BARS ini. Aku udah lama ga receive nih huehehehe

  47. Teh, ini kali pertama aku membaca soal BARS lho, kemana aja daku selama ini? Membaca ceritanya jadi makin penasaran untuk tahu lebih banyak soal BARS.

  48. Senang neeh ngeliat teh Nchie yang sekarang tapi tetep aja klo bawelnya hahaha *piss
    Btw tentang kanker duh jadi inget alm bibi dan teman2 kantor yang sudah pada ga ada, coba dulu mereka mengenal Bars yak mungkin….. ah sudahlah :((

  49. Alhamdulillaaaahhh seneng banget teeeh saya baca pengalaman yang teteh bagikan di sini. Selalu ada harapan bagi mereka yang mau berusaha dan nggak kalah dengan ketakutan. InsyaAllah semangatnya bisa ikut menular :’)

  50. Semua penyakit tidaj akan sembuh walau pakai obat paling mahal sekalipun, kalau tidak ada semangat dan happy. Karena dr semangat dan happy muncul pikiran poaitif. Efeknya aura yg datang pun positif, dan tubuhpun jadi menerima hal2 baik.

    Aah.. kalau baca tulisan ini jadi inget almarhumah ibu. Hiks.

  51. Masya Allah Teh Nchie, jadi penasaran sama Bars. Kapan-kapan kita ngobrol ya pas kopdar 😊

  52. Sekarang setiap penyakit perlu didampingi oleh access Bars, ya, Teh. Supaya teta happy dan selalu berpikiran positif

  53. Alhamdulillah Ibu akhirnya bisa ceria dan bergairah (tsaaah) seperti dulu lagi. Berkat BARS dan keceriaan Nchie ini sih. Senangnya bisa membantu orang lain 🙂

  54. Wah senangnya selain bs bantu org jd banyak kenalan dan pengalaman ya teh.
    Goodluck ya teh..

  55. Sukses terus sebagai praktisi acces bar, Teh. Makin banyak membantu orang, makin banyak kebahagiaan yang kita dapatkan 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Please enter an Access Token on the Instagram Feed plugin Settings page.