Mencari Second Opinion di Penang

PIN Berobat Ke Penang | Nchie Hanie | Blogger Bandung

Mencari Second Opinion di Penang. Berbicara tentang Penang, teringat tahun lalu saat  perjalanan Kuala Lumpur – Ipoh – Kuala Kedah – Thailand – Pulau Penang melalui jalur darat. Perjalanan menyusuri   Negeri bagian Timur Malaysia  sampai ke Dhannok  Thailand dan muter balik bermalam di Penang adalah pengalaman luar biasa. Menikmati  jajanan kuliner sepanjang jalan, menyusuri  Little  India, Kampung Chinesse yang penuh dengan bangunan-bangunan tua sampai  merasakan nyebrang menggunakan kapal feri dari Penang menuju Malaysia, ahh speechless. Penang yang ramai, ternyata penuh dengan wisatawan asal luar ataupun yang sedang berobat ke sana. Loh, emang banyak yang sakit berobat ke Penang?

Siapa pun berharap  dalam hidupnya selalu sehat, akan tetapi kita ga tahu apa yang akan terjadi hari esok. Apalagi kalau sudah menyangkut tentang kesehatan  yang terkadang membuat parno. Sudah bukan rahasia lagi apabila amenemukan kasus dimana tenaga medis salah memberikan diagnosa kepada pasiennya. Misalnya, pasien A di dokter yang satu disarankan untuk menjalankan operasi tapi ketika cek di dokter lain lagi, pasien hanya perlu menjalani pengobatan biasa saja tanpa adanya pembedahan sama sekali.

Berobat Ke Penang | Nchie Hanie | Blogger Bandung

Hal semacam ini membuat pasien semakin cerdik, mereka tidak mau begitu saja percaya pada satu dokter, mereka akan mencari second opinion terutama ke luar negeri karena mereka menganggap bahwa di luar negeri mereka bisa mendapatkan diagnosa akurat. Berbicara tentang mencari second opinion di luar negeri, Penang-Malaysia adalah salah satu destinasi medis yang banyak dipilih oleh warga Indonesia. Nah, jika  aa keluarga berencana untuk mencari second opinion ke luar negeri, tak salah rasanya untuk mempertimbangkan untuk pergi ke sana.

Mengapa harus di Penang?

Malaysia Healthcare Travel Council menyatakan bahwa setiap tahun setidaknya ada 500,000 pasien asal Indonesia yang berobat ke Malaysia. Dari 500.000 pasien tersebut, 60% nya (sekitar 300.000 pasien) ke Penang. Dari data ini dapat disimpulkan bahwa memilih Penang sebagai tempat untuk mencari second opinion adalah pilihan yang tepat. Selain itu, bisa menemukan banyak rumah sakit  yang dilengkapi dengan fasilitas modern dan memadai serta menawarkan biaya berobat yang terjangkau. Adapun beberapa rumah sakit yang sering dipilih adalah Island Hospital, Gleneagles Penang, Loh Guan Lye, Adventist, Pantai Hospital, dan Mount Miriam.

Berobat Ke Penang | Nchie Hanie | Blogger Bandung

Dokter-dokter spesialis di setiap rumah sakit di sana jumlahnya juga memadai dan sudah diakui. Mereka adalah lulusan-lulusan luar negeri baik dari Inggris, Australia, Amerika, ataupun Singapura. Tak heran apabila mereka bisa memberikan pelayanan medis yang sangat baik. Ditambah dengan adanya alat-alat medis yang canggih, mereka pun bisa memberikan diagnosa yang lebih tepat dan cepat sehingga pasien tidak perlu ragu dan menunggu lama.
Bagian terbaik lainnya adalah pasien tidak perlu kesulitan untuk berkomunikasi dengan mereka terkait penyakit yang diderita karena mereka pandai menggunakan bahasa Indonesia.

Berobat Ke Penang | Nchie Hanie | Blogger Bandung

Mereka pun akan menjelaskan kondisi kesehatan pasien dengan lebih detail sehingga pasien tidak perlu bingung lagi. Soal biaya, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa biaya berobat di Penang bisa dikatakan terjangkau dan pasien pun tidak perlu menjalani rawat inap jika tidak diperlukan. Biayanya sendiri bisa dibayar tunai atau menggunakan credit card yang memiliki logo Visa/Master Card.

Apa yang harus dilakukan sebelum berangkat ke sana?

Sebelum benar-benar berangkat ke Penang, harus mempersiapkan passport terlebih dahulu. Pastikan bahwa passport masih aktif agar tidak ada masalah ketika berada di bagian imigrasi bandara. Di samping itu, ada baiknya juga untuk mengetahui tahapan berobat ke sana agar tak buang waktu, tenaga, dan uang sia-sia. Adapun tahapannya adalah:

  • Memilih Dokter Spesialis yang akan dituju

Bisa mencari refensi di berbagai sumber atau konsultasi dengan penyedia-penyedia layanan berobat ke Penang untuk memudahkan Anda menemukan dokter yang tepat. Oya, sebagai tambahan informasi, beberapa nama dokter spesialis favorit yang sering dipilih adalah Dr Chow Chong Chek (dokter spesialis tulang di Island Hospital), Dr Lim Seh Guan (dokter spesialis THT di Loh Guan Lye), Dr Adrian Chan (dokter spesialis mata di Island Hospital), dan lain sebagainya.

  • Mengecek Jadwal Dokter

Hal ini berguna agar  tidak datang ke sana ketika dokter tidak berada di tempat atau sedang sibuk di ruang operasi. Tentu tidak ingin menghabiskan banyak waktu tanpa hasil yang jelas.  Untuk mengetahui  jadwal dokter,  bisa mengunjungi situs resmi rumah sakit atau bertanya ke penyedia layanan berobat ke Penang.

  • Membuat Janji dengan Dokter bersangkutan

Jangan membuat janji ketika sudah sampai di sana karena hal ini akan membuat lama menunggu. Sangat disarankan untuk membuat janji sebelum keberangkatan agar bisa mencocokan dengan jadwal  dan tidak menghabiskan waktu terlalu lama.

  • Membeli tiket pesawat dan booking hotel.

Setelah janji dengan dokter sudah dibuat, barulah  memesan tiket pesawat dan membooking hotel. Disarankan untuk mencari hotel yang dekat dengan rumah sakit tujuan agar menghemat biaya transportasi selama di sana.
Agar proses  berobat ke Penang jadi mudah,  bisa cari info dan menghubungi  BerobatKePenang.com perwakilan resmi dari rumah sakit di Penang.

Berobat Ke Penang | Nchie Hanie | Blogger Bandung

Mereka  dapat membantu  untuk memberikan rekomendasi dokter hingga membantu  mengurus tiket pesawat dan booking hotel, yang perlu disiapkan adalah   passport dan menginformasikan tanggal keberangkatan. Tuh kan, mudah sekali!

 

Comments (29)

  1. Ida Tahmidah

    November 12, 2018 at 9:30 AM

    Jadi inget ibunya temen juga akhirny berobatnya ke sana teh. Katanya memang keren n sdh terkenal bagusnya ya…

    Sekarang sih ortunya sdh meninggal krn penyakit kankernya memang sdh terlalu parah..hiks..dan yg pasti karena memang wkt hidupndi dunianya sdh habis.. Alfatihah.

    • nchiehanie

      November 12, 2018 at 7:08 PM

      Innalillahhi..
      Al Fatihah, Teeh..

  2. Larasati Neisia

    November 12, 2018 at 12:17 PM

    Penang ini salah satu wishlist aku juga dong teh, baru tau disana banyak alternatif RS orang-orang yang berobat harga terjangkau.. sempet promo ini bulan2 kemarin ke Penang, tapi nggak aku ambil, mau ke Bangkok dulu deh 😂

    • nchiehanie

      November 12, 2018 at 7:06 PM

      Duh, mainannya promoo …
      Iya, sok lah gaya, semoga kecapai wishlistnya..

  3. susie ncuss

    November 12, 2018 at 12:39 PM

    info yang udah bolak-balik ke RS di penang, Rumah sakit di sana kayak mall produk dan jasa kesehatan gitu.
    comfy banget servisnya…
    kalau aku ke penang cuman jalan2 sih 😀

    • nchiehanie

      November 12, 2018 at 7:05 PM

      HAhhaaa..iya sama, menikmati jalan2 to, baru ngeh setelah teman cerita

  4. Sandra Hamidah

    November 12, 2018 at 2:06 PM

    Bener banget Teh, mungkin sama2 mahal mah sekalian keluar aja dan saya pernah baca perjuangan Andra Alodita buat bisa hamil harus program bolak balik kesana

    • nchiehanie

      November 12, 2018 at 7:03 PM

      Mantaap deh, ohh aku baru ngeh kalo anaknya Alodita yg lucuu itu program hamilnya ke sanaa..

  5. Armita Fibriyanti

    November 12, 2018 at 4:28 PM

    Aku sering denger kalau pengobatan di Penang ini memang yahud

    • nchiehanie

      November 12, 2018 at 7:02 PM

      Aku pun dengernya begituu, bahkan dari temen yang tinggal di sana emang bagus tuh..

  6. Ulu

    November 12, 2018 at 6:33 PM

    Katanya ada 3 bisnis yg gak akan mati-mati & malah bakal lakuuuu terus: bisnis pendidikan, bisnis makanan, dan bisnis kesehatan. Di negara lain mah bisnis kesehatan udah serius digarapnya, kayak Malaysia ini ya.

    • nchiehanie

      November 12, 2018 at 7:00 PM

      Iya banget Ulu,justru di kta mah masih kurang yaa, hihihihi

  7. Nia K. Haryanto

    November 13, 2018 at 7:26 AM

    Untuk bisa hidup lebih sehat, ke mana pun pasti akan dituju ya. Apalah gunanya kerja mati-matian dan penghasilan besar pun jika badan tidak sehat. Berobat ke tempat yang lebih baik, dengan ahli yang mumpuni, kenapa tidak. Sehat–sehat selalu semuanya. 🙂

    • nchiehanie

      November 16, 2018 at 6:14 AM

      amiin teeh..
      Hayu,mulai jaga kesehatan ..

  8. Sri Al Hidayati

    November 13, 2018 at 11:15 AM

    Waah info baru utk saya. Makasih infonya, Teh ☺️

    • nchiehanie

      November 16, 2018 at 6:13 AM

      Misamiii

  9. Sundari

    November 13, 2018 at 2:26 PM

    Penang memang dikenal sebagai tempat berobat ya teh 🙂 anyway Desember aku bakal ke KL, berencana ke Penang juga tapii harus naik feri lagi ya teh..

    • nchiehanie

      November 16, 2018 at 6:12 AM

      BIsa aja ga pake feri, kalo pake mobil enak juga ada jembatan penghubung..
      Aku kemaren pengen nyobain pake feri aj,meeskipun duduknya di dalam mobil hahaa

  10. Rani Yulianty

    November 13, 2018 at 3:54 PM

    Tante yang di Aceh dulu memilih dirawat di Penang setelah mengalami malpraktek di sini, katanya di Penang lebih nyaman dan dokter-dokternya profesional

    • nchiehanie

      November 16, 2018 at 6:10 AM

      Semoga ga terjadi lagi malpraktek yaaa

  11. Putu Ayu Winayasari

    November 14, 2018 at 7:16 AM

    Iya di Penang katanya banyak rumah sakit bagus dan terjangkau ya Teh..

    • nchiehanie

      November 16, 2018 at 6:07 AM

      Iya dan sedang ramai banget berobat ke sana

  12. Maria G Soemitro

    November 14, 2018 at 3:31 PM

    saking mudahnya ke Penang, sekarang ngga terasa sedang pergi ke luar negeri ya?

    • nchiehanie

      November 16, 2018 at 6:06 AM

      Iya banget bun, asa ke Jakarta weeh, udah biasa mah yaa..

  13. Bibi Titi Teliti

    November 19, 2018 at 8:12 AM

    tes komen

  14. Bibi Titi Teliti

    November 19, 2018 at 8:13 AM

    Emang mencari second opinion itu perlu banget kalo kita sudah kena diagnosa penyakit tertentu yah.
    Penang bisa jadi pilihan nih, apalagi kita bisa cari2 info dulu secara online nih.

  15. Eva Sri Rahayu

    November 19, 2018 at 10:11 AM

    Pernah ngalamin Rasi salah diagnosis. Sampe nyari opini ketiga, Teh.

    • nchiehanie

      November 19, 2018 at 10:12 PM

      Hiks… kasian yaaa

  16. Evi Sri Rezeki

    November 20, 2018 at 4:58 PM

    Kebutuhan second opinion buat kesehatan makin meningkat ya, Teh. Kalau ada biayanya kenapa enggak juga sih

Leave a Reply to Rani Yulianty

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.