Home / Kopdar / Mencicipi Racikan Kopi Ala Barista Difabel Cafe More
Cafe More | Wyata Guna | Barista Disabilitas Netra | Nchiehanie | Tempat Ngopi di Bandung

Mencicipi Racikan Kopi Ala Barista Difabel Cafe More

Menerima pesan di WAG FRIENDSHIP START WITH COFFEE eh CASHBACK, grup receh banget, tempat saling berbagi info dan berburu kesbek.  Berawal dari ajakan  untuk kongkow bareng di awal tahun, sambil kangen-kangenan udah lama ga ketemu di salah satu cafe baru yang lagi  viral. Kalo ajakan ngopi mah kita iyakan aja, jarang  loh bisa ngumpul komplit ditengah kesibukan masing-masing.

Janjian pas waktu lunch di Cafe More, Jl Pajajaran No 40 Bandung. Letaknya di dalam ­Kompleks Balai Rehabilitasi Sosial ­Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (BRSPDSN) Wyata Guna. Ciyus deh, kota kesayangan ini lagi panas banget, ga menghalangi untuk bersilaturahmi sekaligus memberikan dukungan dan semangat buat tempat ngopi ini. Lagian tahu aja ada yang baru, iyalah sebagai pegiat online pasti  tahu update tempat ngopi yang baru.

Penampakan Cafe More Wyata Guna

Mendengar nama Wyata Guna langsung teringat dengan aktivitas para penyandang Disabilitas sensorik netra. Dari pertama datang masuk halaman ke area cafe suasananya nyaman apalagi dikelilingi oleh pohon-pohon besar dan rumput hijau. Tempatnya minimalis, begitu masuk sudah ada teman-teman yang sudah dateng dan memesan kopi. Penuh bo, sampe antri panjang mau memesan. Tata letak dan suasana cafe ini  sa­ngat kekinian,  serba monokrom ini, ga  banyak kursi dan meja tersedia.

Ada yang unik di  Cafe More yang membuatku speechless sambil berdiri, bengong melihat mereka dua wanita yang sedang melayani para penikmat kopi. Baristanya penyandang disabilitas netra sangat lihai, meracik kopi dengan santai dan penuh perasaan. Begitupun kasir yang melayaniku dengan ramahnya, makin olohok akutu. Ini  sesuatu yang harus diapresiasi, salut dan bangga.

Aturan jelas di depan kasir

Saat bertransaksi pun ga ada masalah, kembali  kagum karena mereka ga salah menghitung uang. Lalu, pengunjung diharuskan untuk mengambil pesanannya kalo sudah selesai dibuat, bahkan aturannya sampai di­tuliskan cukup besar di depan meja kasir. Tersedia pilihan menu yang ditawarkan seperti tempat ngopi pada umumnya, ada Americano, Cappucinno, Caffe Latte, Caramel Macchiato atau Hazelnut Mochachino. Tapi yang best sellernya Kopi Susu Gula Aren. Ada yang ga suka kopi, jangan khawatir, tersedia minuman dengan based susu dan cokelat.

 Penampakan Kopi Susu Gula Aren dan Brownies cuma 25k

Saat ini di Cafe More hanya tersedia cemilan saja, seperti Brownies. Untungnya pas datang memang udah makan berat dulu, jadi tinggal dessertnya ya yang manis-manis. Dan, ku memesan menu paketan, cuma 25k mendapatkan Kopi Susu Gula Aren plus brownies, masih bersahabat di kantong. Sambil menunggu panggilan menu pesanan jadi, ku memperhatikan sekitar, aksesoris ruangan yang simple dan banyak nendangnya, membaca  tulisan-tulisan yang dipajang di sana.

Dan, ternyata Cafe More  merupakan merek kopi Korea dengan ba­rista disabilitas sensorik netra pertama di dunia. Saat ini sudah beroperasi 5 cafe di Korea.Cafe ini menjadi ruang bagi penyandang disabilitas sensorik netra berbagi kehidupan. Mereka sudah terlatih, bahkan tersertifikasi sebagai barista profesional de­ngan standar internasional. Keren banget kan? Pantesan ada tulisan-tulisan Korea di salah satu dindingnya.

Proyek ini merupakan kerja sama antara Koica, SCB, juga Wyata Guna untuk memperluas peluang lapangan pe­kerjaan penyandang disabilitas senso­rik netra, seka­ligus me­ning­katkan perekonomian me­lalui profesi barista di Indonesia. Makin bangga deh, ini salah satu hal positif binaan  dari balai Wyata Guna.

Cafe More | Wyata Guna | Barista Disabilitas Netra | Nchiehanie | Tempat Ngopi di Bandung

Menanti  mo pesen kopi

Akhirnya pesanan semuanya telah diambil, dan mulai deh ngobrol ngalor gidul sama mentemen, tertama ngerumpiin barista yang begitu lihai dan suasana di Cafe More. Oh iya kebeneran pas kesana memang banyak media yang ngeliput, ada yang nyamperin  ke  Kami dan minta testimoninya tentang cafe yang lagi hits ini. Tenang, ada  JuBirnya dan ternyata masuk TV loh. Sementara Kami, hanya pengen kongkow cantik sambil memberikan semangat dan kebahagiaan serta dukungan buat mereka.

Kami yang lagi happy

Meski dengan segala keterbatasannya, ku yakin mereka merasakan kehadiran kami dari Blogger BDG karena berisik mendominasi, hahahha. Ga bisa lama-lama di sini karena makin full pengunjung. Lalu mlipir lah ke tukang bakso sebelah cafe dan mulai lai nyemil lesehan di bawah pohon sambil merasakan sepoi-sepoi angin menerpa.

Terima kasih jiwa-jiwa yang memberikan kebahagiaan saat itu. Buat mentemen yang pengen mencicipi racikan kopi ala barista Disabilitas Netra, ayao mlipiir aja ke Cafe More. Karena, secangkir kopi yang Anda minum di Cafe More, menciptakan pekerjaan untuk penyandang disabilitas khususnya sensorik netra,”

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

28 comments

  1. Padahal dulu Bapak pernah ngajar di Wyata Guna, tapi aku kok ga tau kalau di sini ada kafe nya juga. Hehe. Rasa kopi nya pasti khas ya teh. Soalnya biasanya yang punya kekurangan itu justru punya kelebihan lain, contohnya kaya meracik kopi ini.

  2. Kopi racikan ala penyandang tuna netra pasti beda banget karena di balik kekurangan mereka ada sesuatu kelebihan mereka seperti indra penciuman yang sangat tajam dan perabaaan sehingga mereka bisa merasakan biji kopi paling bagus

  3. Bolak/i aku berdecak kagum, subhanallah…. luar biasa yaa, semangat para barista tunanetra ini.
    semoga makin larissss dan bisa jadi destinasi kuliner kece di BDG
    Pan kapan kalo ke BDG, daku mau mampir ngupi2 di mari ahhh

  4. Masya Allah .. kuterharuu. Semoga usaha kafe ini berumur panjang dan menjadi motivasi bagi masyarakat sekitar khususnya dan orang Indonesia pada umumnya.

  5. masya alloh, inj wiyata guna? aku sering ke sini waktu kuliah karena ada kakak kelas difabel d kampus, masya alloh perjuangan mereka tuh keren2, cerita2 mereka juga bikin salut, jadi pengen ke sana kalau mudik ke bandung

  6. Masya Allah keren banget. Meski difabel tapi bisa ngeracik kopi . Penasaran pingin lihat gbr or video mereka lagi racik kopi

  7. Penasaran deh teh belum pernah coba kopi aren gitu ditambah brownies makin enak dan harganya juga masih terjangkau 25rb untuk paketan gitu

    yang uniknya juga baristanya disabilitas mantap deh makin lebar lapangan kerja buat tema2 disabilitas

  8. Seru banget mbak acara ngopinya. Jadi pengen icip-icip juga nih

  9. Dulu disabilitas netra biasanya jadi tukang pijat. Sekarang sudah berkembang ya karena banyak yang peduli dan dibina dengan baik. Jadi mau coba kopinya deh

  10. Saya tuh suka terharu kalau baca yang seperti ini. Zaman sekarang lapangan pekerjaan untuk para penyandang disabilitas lebih terbuka ya, Teh. Seneng deh saya lihatnya

  11. Pengumumannya jug a ada tulisan brailenya ya teh. Penyandang disabilitas juga bisa berkarya ya. AKu pesen m Mochachino satu ya teh 🙂

  12. Sukak banget bisa ngopi disana, soalnya bisa membantu sahabat kita yang berusaha untuk menjadi seorang yang bisa memberi manfaat untuk orang lain 🙂
    ayoo kita ngopi ke sana 🙂

  13. Ya ampun kopi susu gula arennya menggoda banget. Mana murah lagi. Teh aku suka baca ini. Harusnya semakin banyak program pemerintah yang pro ke teman-teman difabel ya teh.

  14. Bandung memang gudangnya tempat nongkrong nongkrong lucu, kopi segitu harganya juga kurang lebih sama dengan kopi cafe yang ada di Bali mba, apalagi nih konsep ownernya cafe sungguh mulia memperkerjakan teman2 yang difabel

  15. Thanks God, senang banget dengan artikel ini mbak. Beneran aku salut dan suka banget dengan tempat ngopi yang memberdayakan teman-teman disabilitas. Semoga sukses selalu tempat ini dan semakin banyak tempat ngopi atau umkm lainnya yang membuka lowongan untuk teman2 disabilitas.

  16. Masya Allah takjub. Semoga bisa segera buka cabang di mana-mana ya cafenya. Berkah dan semakin membuka peluang kerja semakin luas buat para penyandang disabilitas.

  17. Masyallah
    Ya allah.

    Keren banget konsep kafenya
    Semoga laris dab makin hits
    Jd saudara2 difable bs merasakan pekerjaan juga.
    Huhuhu
    Haru akutu

  18. Kopi susu gula aren memang sangat the best. Keren banget konsep cafenya mak Nchie, menyediakan lapangan pekerjaan untuk teman-teman kita penyandang disabilitas. Mau kopi susunya, kebayang segernya.

  19. Blogger Bandung kompak banget ya teh, ngopi bareng gitu bkin mupeng kumpul2 sama temen2

  20. MasyaAllah difabel yang kreatif dan pekerja keras, kalau dari penampakannya kelihatan kopinya enak. Nanti kalau main ke bandung cobain ke sini ah 🙂

  21. Kalau pas ke Bandung ajakin aku ke sini lah Teh. Pengin nyicipin juga kopi buatan barista di Cafe More ini.
    Salut ya dengan semangat para penyandang disabilitas ini. Tetap bisa maksimal berkarya meski memiliki keterbatasan.

  22. Teteh apa kabar?
    Sehat terus ya Teh
    Kapan ajak Nyi kemari menikmati kopi yang pastinya endes ini

  23. Waaww luar biasa ya mbakkk.. Dibalik keterbatasannya mereka masih bisa berkreasi bahkan bikin kopi nikmat buat para customer.. Saluttt

  24. Kekurangan pada diri tidak menjadi penghalang untuk tetap mengaktualisasikan diri ya Mbak. Saya jadi salut dengan barista yangbada di cafe more ini dan pengen icip juga kopi gula arennya

  25. Aku pernah nonton tayangan di TV yg bahas Cafe ini. Aku kagum sih sama pendirinya. Jujur aja tayangan itu membuka mata aku banget untuk terus bersyukur dan tidak boleh menganggap sebelah mata orang yg disabilitas.

  26. wah kelihatannya enak dan lezat, mau coba ah 😀

  27. Konsepnya bagus banget ya teh, dan memberikan peluang juga pada penyandang disalbilitas untuk bisa tetap bekerja seperti orang pada umumnya. Kasih tau papi ahh, pecinta kopi ke sini pasti jadi pengalaman tersendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Please enter an Access Token on the Instagram Feed plugin Settings page.