Home / Kesehatan / Perjuangan Lancarkan ASI Saat Mastitis

Perjuangan Lancarkan ASI Saat Mastitis

Satu bulan ini, saat menjalani masa-masa work from home (WFH), mengingatkan aku akan dulu semasa tinggal di rumah aja selepas melahirkan. Meninggalkan pekerjaan, hanya untuk menjadi seorang Ibu rumah tangga sejati adalah cita-citaku saat itu.

Karena tak ada pekerjaan yang lebih mulia, selain menjadi Ibu atau Mamsi. Memberikan ASI Eksklusif bagiku sangat mudah, didukung oleh keluarga yang begitu memperhatikan kelahiranku, maklum anak pertama dan cucu pertama bagi keluarga sangatlah membahagiakan.

Selama menyusui pada zamanku, tidak ada keluhan sama sekali. ASI yang berlimpah bahkan berlebih membuatku bahagia karena bisa memberikan si baby akan haknya, yang sangat dibutuhkan oleh tubuhnya.

poto kk olive 16 tahun yang lalu

Aku ingat beberapa pesan orang tua, kalau mau ASI-nya banyak harus makan daun katuk, makan ini minum itu dan lain-lainnya yang akhirnya kuturuti. Berbekal keyakinan diri, aku harus mampu memberikan ASI eksklusif, itulah tekadku.

Kalau dahulu kita bisa dengan leluasa berpergian mencari bahan-bahan yang bisa bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI ke mana saja dan kapan saja. Tapi sekarang, untuk mendapatkan bahan alami seperti sayur-sayuran yang bermanfaat untuk ASI selain mulai susah karena keterbatasan akses juga harganya menjadi lebih mahal

Karena kurang lancarnya ASI dan tidak mendapatkan ASI booster yang baik, adikku pun mengalami masalah besar. Dia menderita mastitis! Kondisi yang sangat ditakuti oleh para ibu pada masa menyusui, di mana payudara mengalami peradangan dan jika digunakan untuk menyusui rasanya sakit sekali.

Menghadapi ini, sejumlah keribetan pun terasa. Aku sebagai kakaknya turun tangan untuk mengatasi sejumlah hal. Pertama karena ibunya atau adikku harus diopname di rumah sakit, maka baby Jasmine pun harus ada yang merawatnya.  Yang kedua, ibu harus mendapatkan perhatian yang ekstra dalam kondisi seperti itu agar dia dapat kembali menyusui tanpa rasa trauma.

Supaya ibu memiliki keyakinan untuk dapat menyusui kembali, maka saya banyak membantu merawat baby dan setiap hari membawa bayi bertemu ibunya. Tidak hanya itu, aku juga menjaga komunikasi yang positif dengan ibu agar dia tidak merasa down dengan kondisi yang dialami.

Baby Jasmine

Saat ngobrol dengan adikku, dia mengungkapkan kekhawatiran akan kondisinya yang membuat dia tidak bisa menyusui lagi karena payudaranya masih terasa sakit. Aku pun menenangkan dirinya dengan memberikan waktu untuk pulih terlebih dahulu dan kemudian kita bercerita-cerita lucu supaya dia bahagia.

Beberapa hari setelah dirawat di Rumah Sakit, dia lalu membuka pembicaraan. Pembicaraan itu muncul saat di televisi dikabarkan berlangsungnya pandemi Corona yang terus menambah korban jiwa dan juga pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona. Kak, bagaimana supaya kekebalan tubuh kita baik sampai dewasa ya?, tanyanya tiba-tiba.

Aku pun berpikir. Ini saat yang tepat untuk masuk dalam pembicaraan mengenai ASI. Ya harus mendapatkan bekal yang baik dari dalam kandungan, bayi, anak-anak, hingga masa remaja dan dewasa. Kalau bayi asupan gizi terpenting ya ASI .

Adikku kemudian terlihat diam sejenak. Kalau gitu, aku harus kasih anakku ASI ya, tanyanya. Seharusnya seperti itu. Tenang saja gak usah khawatir. Banyak kok temen-temen , atau ibu-ibu lainnya di luar sana yang mengalami mastitis masih bisa menyusui, kataku.

Oh ya, gimana caranya?, adikku bertanya. Yang penting rileks, santai, dan yakin. Pertama nanti ke dokter konselor ASI ya supaya dibimbing sama dia.

Yang kedua supaya ASI nya lancar, nanti ku carikan ASI booster. Yang ketiga, sesampai di rumah kamu fokus saja sama anakmu. Urusan rumah nanti kakak bantuin, jelasku meyakinkan.

Alhamdulillah . Terima kasih ya . Aku semangat deh  karena dibantuin dan support aku, ujarnya senang.

Sebelum keluar dari rumah sakit, aku pun disibukkan dengan mencari informasi terkait ASI booster yang tepat. Logikanya, supaya payudara tidak kembali sakit ASI harus lancar banget. Kalau lancar kan enak tuh, anaknya tidak perlu susah payah ngenyot dengan kencang dan ibunya juga yakin dia dapat memberikan banyak ASI buat babynya.

Kebetulan aku pada saat di rumah sakit, sedang baca-baca artikel update berita terkini di Okezone.com. Tanpa sengaja ada pop up info muncul di screen layar handphone-ku. Judulnya Mamsi Kartiniku di Rumah Aja live di Youtube Okezone.com pukul 19:00 WIB.

Aku lihat di situ ada foto penyanyi Andien, komika Pandji Pragiwaksono, dan host Dian Sastrowardoyo, serta ada satu narasumber lagi yakni Konselor Laktasi dr Ameetha Drupadi, CIMI.

Semakin yakin aku kalau acara ini ada kaitannya dengan masa menyusui karena ada dr Ameetha di info tersebut. Maka aku klik info tersebut dan direct link ke instagram @asimor.id. Wah bahagianya hatiku. Karena aku seperti dimudahkan untuk mendapatkan info terkait ASI booster yang sedang aku cari-cari untuk aku rekomendasikan ke adikku.

Singkat cerita, aku pun membawa informasi tersebut untuk adikku. Dia hanya bilang, Kalau kakak yakin aku juga yakin, ! katanya singkat. Ya ampun, adikku gitu banget deh, batinku. Mungkin saking gak yakinnya, dia akhirnya serahin semuanya ke aku.

Akhirnya aku cari-cari informasi lebih dalam ke website HerbaASIMOR. Di website itu aku tahu banyak banget tentang HerbaASIMOR sebagai ASI booster untuk kawal awal kehidupan buah hati. Aku cari informasi lebih dalam lagi, sungguh menakjubkan! Informasi di website itu lengkap banget! Terutama tentang Consumer Experience Trial.

Membaca hasil Consumer Experience Trial yang menyatakan 39 mamsi dari 40 mamsi menyatakan puas dan mereka berhasil menaikkan produksi ASI dalam kurun waktu yang relatif cepat. Duh, makin gak sabar aku. Semoga hasilnya benar-benar sesuai harapan ya.

Kalau membaca-baca informasi terkait penggunaan ASI booster, HerbaASIMOR termasuk dalam Laktogogue? Laktogogue adalah obat atau zat yang dipercaya membantu merangsang, mempertahankan, dan meningkatkan produksi ASI yang terbagi dalam 3 golongan, yaitu obat sintetik, hormon, dan herbal.

Sumber foto: www.asimor.coid

Jika dilihat dalam kategorinya, HerbaASIMOR termasuk dalam laktogogue herbal yang masuk dala wwm rangkaian Obat Modern Asli Indonesia (OMAI). Hal ini karena terdiri tiga kandungan alami di dalamnya yakni daun katuk, daun torbangun, dan ikan gabus.

Kalau dulu aku mengonsumsi daun katuk aja, karena saat itu yang tahunya ya begitu belum dapat informasi yang lebih, kalau ikan kurang terlalu suka, apalagi ikan gabus berasa gak familiar.

Tapi dengan adanya HerbaASIMOR, ketiga bahan herbal di atas sudah bisa ditemukan tanpa repot setiap harinya. Cukup dengan mengkonsumsi HerbaASIMOR 1-2 kapsul setiap hari dengan rutin mampu membantu ASI pasti lancar dan otomatis memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Dengan catatan si Mamsi gak pake cemas berlebihan lagi ya.

Meskipun aku yang merekomendasikan dan dia menurut saja, tetap saja aku informasikan hal-hal ini ke adikku dan memintanya untuk membaca produk tersebut sendiri. Memang butuh waktu dan proses, tapi aku yakin ini akan berhasil lambat laun sambil menunggu bekas operasian mulai mengering dan jaringan-jaringan dalam payudara mulai kembali seperti semula.

Semangat ya para mamsi yang mengalami masalah serupa atau dalam kondisi ASI tidak lancar. Yakinlah bahwa setiap ibu pasti bisa menyusui. Tapi jika ada masalah terkait ASI mampet dan kurang banyak, tenang banyak cara! Gak perlu repot, gak perlu cari kemana-mana, karena semuanya ada HerbaASIMOR untuk kawal awal kehidupan buah hati kita! Happy breasfeeding!

Kata dedek “yeah,  mau ASI!”

Tulisan ini aku publish juga di akun Kompasiana

Gimana nih dengan mentemen, ada yang pernah mengalami ASI Matitis?

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

48 comments

  1. wah teh mastitis itu rasanya luarbiasa gak bisa dilupain, aku pernah ngerasain rasanya meriang gimana gitu

  2. jadi sedih, anak pertama aku blom pengalaman blas, sehingga saat ASi mandek, akhirnya anakku dikasih sufor dan keterusan…

    rasanya ingiiin mengulang waktu ya?

    “jadi mamsi yang baik itu ga mudah, Rudolfo, paham kau?”

  3. ehhh ini kaka olive dede bayik… meni kiyut baby face (iya lah) kayak mamahnya :*
    aku kayaknya belum pernah mastitis, lupa euy hihihi

  4. Kakak Olive sama dedek Jasmine lucu amat ih. Gemes, penge uyelin pipi mereka *kabur sebelum disamit boot sama Nchie*

  5. Asyik jadi ibu2 jaman now.
    Soalnya ada HerbaASIMor yg bisa jadi solusi cespleng nih
    Jaman aku dulu, duhhh susah cari info dan suplemen ginian

  6. HerbaASIMor manfaat banget jadinya ya, Teh…
    Apa kabar, Teh, semoga sehat selalu. Selamat berpuasa Ramadhan.

  7. Memang perjuangan buat mengASIhi tuh kuar biasa ya, segla cara dilakukan dan semoga denga adanya Asibooster bisa membuat ibu2 lebih mudah mengASIhi

  8. Alhamdulilah selama ASI belum pernah alami itu. Baru tau tentang HerbaASIMor ini teh. Mau aku rekomendasikan ke adik temen, karena kemarin dia sempat tanya ASI booster, dan aku nggak tau hiks.

  9. Semoga baby Jasmine dan ibunya sehat selalu, ya. ASInya pun kembali lancar. Aamiin

  10. Alhamdulillah saya nggak pernah mengalami mastitis. Anak pertama dan kedua, ASI lancar dan berlimpah. Anak ketiga nggak begitu lancar, walau sudah makan banyak sayur dan juga daun katuk.

    Semoga dengan ASI yang lancar dari ibunya, baby Jasmine bakal tumbuh menjadi anak yang sehat, kuat dan imunitasnya tinggi

  11. Herbaasimor? Jawaban aku dulu pas menyusui ini maakk.. asi ku sempet mampet dulu dan belum tau ada produk inj

  12. Wah aku dulu juga pakai produk ini teh biar ASI lancar dan bikin lebih pede juga menyusui hehe..

  13. Aku sempat ngalamin di awal lahiran sih, tapi habis tu bulatin tekad buat nyusuin. Akhirnya berhasil. Emang perjuangan menyusui tuh lumayan berat, tapi aku bersyukur deh karena banyak yang support. Ya kayak mbak, dukung adik mbak gini deh.

  14. Aku pun mengalami ASI tak lancar mba. Dan ini bikin aku beneran nggak nyaman sekali dan sedih. Makasih artikelnya mba.

  15. Lina W. Sasmita

    Iya Teh ingat banget dulu orang tua selalu menyarankan makan daun katuk supaya ASInya lancar. Dulu belum ada obat atau vitamin yang dapat menambah ASI jadi ya capek-capek sendiri buat nyayur katuk.

  16. Meriangnya itu sampe ke hati, huhu dulu pernah ngalamin juga. Memang penuh perjuangan banget yah MengASIhi itu.

  17. Semangat mengasihi mom aku juga dulu ya begitulah ada aja rintangan dalam asi…aku salut sama Moms…

  18. Mastitis kudu stop dulu sebenarnya mba. Karena pasti sakit menurutku ya. Emang meriang seh sakit. Tapi kalau pake booster nti malah tambah bengkk

    Btw, aku mau nyoba ah asimor belum pernah

  19. Waduhhh aku membayangkan saat payudara ngalami mastitis itu, sampai ubun-ubun rasanya. Badang meriang, nggak enak banget sampai nggak doyan makan, susah tidur juga. Aku dulu dua hari ngalami ini, alhamdulillah dikompres kayaknya sama minum jamu. Trus karena udah nyimpen ASI, jadi sementara nggak aku kasih ASI langsung. Anak pertama padahal nggak ngalami, eh anak kedua kok terasa sakit payudara bengkak. Jadi mungkin ini yang bikin aku hanya punya dua anak, hihiii

  20. Bantuin para mamsi nih agar lancar dalam mengASIhi ya mba. Bagaimanapun juga ASI memang yang paling baik bagi bayi ya. Perjuangan para mamsi tuh luar biasa, meskipun sedang mengalami mastitis tapi tetap harus menyusui.

  21. Supaya ASI yang dikeluarkan bisa lancar, ibu meyusui memang perlu dukungan dari semua pihak ya, terutama keluarga dekatnya.
    Foto kakak Olive kecil lucuuu! Gemesin
    Baby Jasmine juga pengen noel pipinya deh

  22. Laktogogue adalah obat atau zat yang dipercaya membantu merangsang, mempertahankan, dan meningkatkan produksi ASI yang terbagi dalam 3 golongan, yaitu obat sintetik, hormon, dan herbal.

    Aku baru tahu istilah ini Mba, waktu menyusui anak2 dulu, ya berikan ASI dengan tujuan klasik sih, moga ibu2 sekrang makin semangan ngasih ASI

  23. Bayi ASI insyaAllah kuat imunnya ya mbak.
    Eh jd keinget dulu jg pernah mengalami masitis tapi alhamdulillah bisa segera diatasi.
    Wah baru dengar soal Herbasimor ini buat merangsang produksi ASI ya mbak? Kalau ASI melimpah sebaiknya jg dipumping buat makin banyak produksi ASInya ya mba

  24. alhamdulillah dulu saya tak sampai mastitis. pasti nyerinya itu luar biasa ya, ah para ibu memang tangguh. tapi saya ada keluhan lain, bayi saya nen langsung cm sampai 2 bulan, selebihnya selalu muntah dan akhirnya saya pompa terus deh. dedek zril minum asi perah mulu akhirnya, hehe

  25. sungguh kena mastitis sakit bangeet mbak, aku dua kali menyusui kena terus dan sempat periksa ke dokter sih, gak sampai rawat inap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Please enter an Access Token on the Instagram Feed plugin Settings page.