Home / Kesehatan / Lindungi Diri Lindungi Sesama dengan Social Distancing
social distancing | lockdown | stay at home | di rumah aja, virus corona | covid 19

Lindungi Diri Lindungi Sesama dengan Social Distancing

Lindungi Diri Lindungi Sesama dengan Social Distancing. Mendengar berita Corona di luar sana memang mencekam banget. Apalagi takkala pemerintah mengumumkan bahwa di Indonesia sudah ada yang kena. Lockdown dan mengharuskan untuk social distancing, posisiku lagi melakukan perjalanan ke luar kota.  Rasa yang pada umumnya, khawatir dan panik wajar, yang penting berusaha tetep tenang dan waspada, padahal bergelut dengan diri sendiri.

“Chie, tahu ga berita di komplek kita Blok anu ada yang kena dan semalem diboyong sekeluarga?” Begitulah pesan dari  tetangga sambil panik dan parno. Ulalala, terdiam dan berusaha untuk tenang dan menenangkan keluarga dan mentemen yang ngirim berita yang sama. Minimal mempunyai pengetahuan tentang mengurangi resiko bahayanya virus ini.

Ya, cara terbaik untuk mencegahnya  adalah dengan ga terpapar virus corona. Nah, kbanyakan orang ini tertular langsung karena menghirup percikan batuk atau napas orang sakit. Orang juga bisa tertular virus karena menyentuh permukaan benda yang tercemar percikan batuk atau napas orang sakit.
Menurut para ahli dan obrolan dengan lingkungan dokter di tempatku bekerja mengatakan bahwa virus corona dapat hidup di permukaan benda selama beberapa jam sampai beberapa hari dan karena itu, oleh karena itu WAJIB cuci tangan pakai sabun dan air mengalir menjadi sangat penting.

Jangan lupa dengan Tips Kebersihan ini:

  1. Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik dan ga bosan mengingatkan anak untuk mencuci tangan pakai sabun secara benar. (Gunakan cara mudah mengukur durasi 20 detik, misalnya dengan menyanyi lagu, joged atau mengajak ngobrol )
  2. Untuk yang tetep bekerja diluar atau aktivitas di luar, cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet atau setelah memegang binatang peliharaan.
  3. Menggunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir ga tersedia
  4. Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan, langsung mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan.
  5. Menjaga  jarak paling sedikit 1 meter dengan orang dan lebih baik ga berada dekat orang yang ga sehat
  6. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata bisa menjadi pintu masuk virus.

Social Distancing, Work From Home, Stay Positive

Miris banget memang berita Corona ini, merubah segala kegiatan yang ada secara keseluruhan di segala bidang. Ketika orang-orang yang sakit COVID-19 tengah diisolasi tapi menyebarkan virus corona secara cepat ke seluruh wilayahnya melalui kontak jarak dekat, maka pola itu disebut sebagai penularan komunitas (community transmission).

Semakin meluas penularan komunitas yang terjadi, maka tindakan tambahan pun  perlu dilakukan, salah satunya dengan mengurangi kontak antara satu warga dengan warga lain. Maka disebutlah social distancing atau sebagai mengurangi kontak antar warga.

Social distancing, yang seharusnya dilakukan begini ya:

  • Menghindari pertemuan besar (lebih dari 10 orang)
  • Jangan pergi ke sarana kesehatan kecuali diperlukan, kalau memiliki anggota keluarga atau kawan dirawat di rumah sakit, batasi pengunjung – terutama bila mereka anak-anak atau kelompok risiko tinggi (lanjut usia dan orang dengan penyakit berat)
  • Orang berisiko tinggi sebaiknya tetap di rumah dan menghindari pertemuan atau kegiatan lain yang dapat membuatnya terpapar virus, termasuk melakukan perjalanan
  • Memberi dukungan pada anggota keluarga yang ga tinggal di rumah ataupun tetangga yang tentang wabah ini
  • Ikuti panduan resmi di wilayah  yang bisa saja merubah rutinitas termasuk kegiatan sekolah atau pekerjaan
  • Mengikuti perkembangan informasi karena situasi dapat berubah dengan cepat sesuai perkembangan penyakit dan penyebarannya dari sumber yang terpercaya
  • Ingat bahwa bila setiap orang melakukan apa yang harus dilakukan, kita semua dapat melalui ini semua dan kembali ke kehidupan normal.
  • Jika mengalami gejala-gejala infeksi virus corona (COVID-19) cepat ambil tindakan, periksakan ke dokter.

Tetep sabar, yang jelas dikondisi saat ini kerja di rumah, tetep berkarya dan produktif, alhamdulillah selalu aja ada kegiatan, tinggal mengatur waktu sendiri.

 

Stay at home, work from home salah satu kegiatan yang meringankan kerja mereka di luar sana

Mengetahui Sumber Informasi dari yang Terpercaya

Semua orang sibuk mengetahui dengan share di setiap WAG ataupun sosmednya. Mendadak banyak yang sok pintar dan sok pahlawan dengan memberikan informasi. Oke banget mengingatkan, tapi ada beberapa orang yang tidak benar menginformasi beritanya. Soalnya baru kejadian kemaren di komplekku, yang jelas aku tahu banget, tapi memilih untuk diam di rumah, mengisolasi diri, isolasi mulut dan jari jemari.

Makanya hati-hati banget, harus berusaha mengikuti informasi perkembangan tentang penyakit virus corona COVID-19. Penting untuk terus mengikuti pemberitaan terbaru COVID-19 ini  dan jangan terperangkap dalam berita hoax atau informasi yang salah. Kalopun mau  menyebar informasi yang bermafaat pada keluarga dan tetangga dan yang lainnya dengan bijak. Dengan media sosial atau  aplikasi komunikasi seperti wasap, kita masih tetap berkomunikasi dengan orang tercinta yang tinggal di wilayah berbeda.

Cara penyebaran virus ini emang jorok ya dan ga tau kapan dan dimana, ku ga akan sharing penyebarannya, mentemen tinggal googling aja deh. Cuma lebih ingin menyampaikan pesan aja, khususnya buatku sendiri, kerabat dekat dan menteman onlen/offline yang terdekat. Yuk, kita ambil  hikmah positif dari kasus Corona ini. Banyaak banget kan?

  • Dengan di rumah aja, bisa berkumpul dengan keluarga, meningkatkan bonding antar anggota keluarga pula
  • Lebih aware dengan diri sendiri tentang kebersihan diri dan rumah
  • Makin sering menengok ke dalam diri dan mendekatkan diri padaNya

Untuk saat ini meski diam di rumah, tetep lebih aware kalo ada gejala utama demam tinggi , rasa lelah dan batuk kering dan beberapa  keluhan  lain mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare, cepat atasi dengan memeriksakan diri. Kalopun memang urgent bekerja di luar tetep perhatikan kesehatan dengan memakai masker, jaga jarak, pake sanitizer, pas pulang lagi ke rumah cepat bebersih diri.

Namun bila mengalaminya, tidak berarti  terkena virus corona karena gejala-gejala itu mirip dengan flu biasa. Sebagian besar orang yang terinfeksi virus corona akhirnya bisa  sembuh. Hati-hati aja  kalau di sekeliling ada  lansia dan mereka yang memiliki masalah kesehatan memiliki risiko yang lebih besar.

  • Kelompok lansia (lanjut usia) dan orang dengan masalah kesehatan menahun (kronis) seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit paru berisiko mengalami sakit yang serius.
  • Jika mulai  merasa tidak sehat, demam, lelah dan batuk kering, istirahatlah yang cukup di rumah dan cukup minum. Bila keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera berobat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
  • Jaga jarak setidaknya 1 meter dari anggota rumah tangga lainnya
  • Pada saat berobat ke fasilitas layanan kesehatan gunakan masker. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan menutup mulut dan hidung dengan siku terlipat atau tisu yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup.

Yuk, ah semoga wabah ini lekas reda dan kembali ke kehidupan normal. Jangan lupa lindungi diri, lindungi sesama dengan diam dirumah aja, please!!

Stay safe and stay healthy, mentemen!

About nchiehanie

Namaku Nchie Hanie, Aku adalah Simple Mom, Anggota Komunitas Blogger Bandung, Relawan TIK dan masih aktif sebagai Public Relationship di CV. DEWA SEO

83 comments

  1. Iya nih, rasanya Corona seperti meluluhlantakkan kehidupan kita ya Teh. Kirain kayak pilek biasa ntar an juga sembuh. Eeehh penyebarannya kok masif banget dan sudah ada korban meninggal. Huhuuu… jadi sedih deh.
    Paling tepat memang social distancing ini agar yang udah jadi carriernya pun bisa melewati masa inkubasi 14 hari dan tidak menularkannya kepada orang lain.

  2. Sebagai istri dari tenaga medis, yang awalnya mencoba ga panik sekarang koq jadi kepikiran banget bahkan tadi malam mimpi yang bukan2 karena pas tidur tiba2 demam. Semoga kita bisa melewati pandemi ini dengan selamat ya Teh. Aamiin

  3. Semoga orang-orang pada sadar ya dengan social distancing ini karena masih banyak yang bandel, tapi ada postifnya dengan kejadian seperti ini. Karena kita jadi lebih rajin bersih-bersih dan menjalani hidup sehat dari pagi hingga malam. Yang pasti buah dan sayur sekarang ini gak boleh absen.

  4. Aku juga jadi lebih lama nyuci tangan. Kalau di wastafel manfaatin sabun S******t itu hahaha. Lebih lama, langkahnya sama kayak saran WHO itu, klau joged sih enggak wkkwk…
    Semoga semua orang Indonesia pada nurut diem di rumah, yang bandel lekas ngerti untuk ngajedog di iimah wae dan jarinya suruh diem. Ga mencet share-share yang bisa buat orang lain malah jadi waswas ya

  5. Palembang sejauh ini masih aman. kemaren terakhir pergi manasik duduknya mesti jauh-jauhan. terus karpet juga diambilin pake sajadah sendiri di masjid. corona memaksa kita mengubah kebiasaan menjadi lebih sehat dan bersih. mendadak banyak yang pake hand sanitizer dan rajin cuci tangan. biasanya mah boro2. makan langsung comot aja hehe

  6. Iya nih, aku batal mau jalan-jalan. Padahal hari ini agendanya aku lagi main-main di Solo
    untungnya belum pesan tiket kereta, soalnya waktu itu rencananya naik bis aja, eh paginya dikasih kabar kalau Solo kena KLB
    ya aku enggak berani dong
    nggak mau pas pulang, tiba-tiba dijauhin orang2 karena jadi ODP, hahaha

    sehat-sehat ya mbak Nchie….

  7. ga nyangka ya teh ada virus yang bisa melumpuhkan ekonomi dan semua aspek kehidupan 🙁 semoga virus ini cepat berlalu dan kehidupan mulai normal seperti biasa lagi, amin!

  8. Masa2 social distancing gini sbnrnya masa2 sulit sih buat org Indonesia, menurutku ya. Krn pada dasarnya ya org akan sulit untuk ansos, atau isolasi diri. Tinggal kuat2in iman aja.

    Kudu kreatif juga di rumah, harus ada yg dikerjakan setiap harinya biar gak bosan.

    Dan keadaan gini, bener2 harus pinter2 milah milih berita ya. Mana hoax mana gak. Karena kalo hoax, dipikirin lalu dishare, yg ada jatuhnya jd dosa and toxic diri sendiri ya.

  9. ini minggu kedua ya teh social distancing. Alhamdulilah udah mulai terbiasa di rumah tapi tetep rindu banget berkegiatan normal, utamanya kasian anak-anak yang biasanya sekolah jadi kudu di rumah aja. Rindu juga pengen berkunjung ke orang tua tapi demi kebaikan bersama ditunda. Berharap semua orang patuh pada himbauan pemerintah ya agar pandemi ini segera berakhir.

  10. Yang bikin aku gemes itu ya Mba. Orang-orang itu ya, susahhhhhhhhh banget di suruh social distancing. Astagfirulloh. Orang-orang yang kayak gini nih yang bikin penyebarannya makin luas dan akan lebih banyak lagi orang-orang yang tidak bersalah kena, tenaga medis, lansia dan anak kcil. Ya Allah orang-orang kayak gini itu yang susah dibilangin adalah salah satu pembunuh orang lain diam-diam

  11. Jujur aja nih Teh, sebenernya udah matgay bangeettt kudu karantina mandiri seperti sekarang.
    Duh, lihat akun IG mall, hasrat window shoppingku meronta-ronta! ehehehehe
    Tapiii demi kebaikan bersama, ya sudahlah ditahaaaaannnn dulu aja 🙂

  12. Makasih teh sharingnya. Bener banget pemberitaan Corona ini jadi hal yang menakutkan karena penyebarannya yang cepat. Jadi mawas diri dan lebih berhati hati sekarang. Tips tips nya di atas selalu dilakukan. Kadang pas anak sakit suka takut gimana ketemu orang banyak di rumah sakit. Semoga kita terhindar dan mendapat perlindungan-Nya dan Indonesia bisa bebas dari virus covid 19 ini. Aamiin

  13. Berhubung biasanya juga emang nongkrong di rumah sambil ngedrama, gak terlalu berat sih.

    Cuma kangen juga nongkrong, nonton, ngopi sambil nge-cashback yah, semoaga semuanya segera usai dan kita bisa beraktivitas lagi seperti biasa yaaaah

  14. Amin, semoga kejadian ini cepat berlalu ya, teh. Tapi banyak hal positif yang kita dapat ya, teh. Mulai dari lebih memperhatikan kebersihan, bisa kumpul bersama keluarga, sampai memaksakan kita untuk beralih ke Indutri 4.0 🙂

    Segala sesuatunya pasti ada posisi positifnya 🙂

  15. Amiiin Teh Nchie, Stay safe and healthy ya Tth Sekeluarga. Ini tahun yang sangat luar biasa, Allah Swt. sedang menguji kita dengan “makhluk” super kecil bernama Covid19. Berusaha utk tetap tenang walau dalam hati kecil ada waswas, terutama untuk keselamatan Keluarga di Garut sana, semogaaaa ada keajaiban bisa mudik selepas Ramadan nanti. Amiiiin Ya Rabb.

  16. Jujur ya, Teh. Social distancing di desa tuh susahnya minta ampun. Banyak banget lah alasannya. Tapi karena aku udah tahu, akunya yang gak keluar rumah jika gak perlu2 banget. Semoga kita semua sehat2 selalu dan pandemi ini segera berlalu

  17. Aamiin… Semoga pandemi Corona ini segera mereda ya dan kita semua tetap sehat.

    Saya jadi rajin lagi nonton berita di TV gara-gara pandemi ini. Kalau di WAG males bacanya kalau ada yang share, udah serius baca, eh endingnya bercanda, atau malah hoax

  18. Social Distancing bagi blogger yang memang pekerjaan utamanya nulis blog emang gak terlalu sulit, toh kalo gak event atau ada experiment tertentu memang kerjaanya di rumah, tapi yang kerjaan harus dikantor terutama operasional ya sulit, tapi untungnya kantorku akhirnya WFH 2 minggu beneran. Soalnya lebih baik mencegah, memutus rantai penyebaran dengan dirumah aja, mengisolasi diri, semoga covid19 ini segera berhenti..

  19. Deeply berharap semoga covid19 segera bisa diatasi dengan baik. Semoga tim medis dan semua pihak yang berada di garda terdepan penanggulangan virus corona ini diberikan perlindungan dan kesehatan yang prima.

    Dan bagi yang memang harus tetap kekuar rumah utk kerja, juga bisa mindungi diri dan orang sekitarnya, secara ekternal (jaga jarak, dan SOP utk memutus penyebaran virus) dan secara internal dengan meningkatkan imunitas tubuh. serta tak lupa, selalu berdoa.

  20. Semoga corona ini segera berlalu, biar kita semua bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala. Mana ntar lagi dekat Ramadhan nih, biar bisa ibadah juga di Masjid.
    Sekarang mah emang lebih baik di rumah aja.

  21. Iya aku juga dari kemarin juga di rumah aja…Ya Allah namanya musibah emang gak ada yang tau ya mbak termasuk wabah Corona ini semoga segera berakhir ya kita bisa hidup normal seperti dulu kala…amin

  22. Semoga badai Covid—19 lekas berlalu ya Maaaak. Pengen kayak kemarin² lagi bisa bebas pergi² tanpa rasa khawatir. Tapi emang kondisinya harus menjaga diri sendiri dan orang lain, jadi ikut aturan pemerintah. Insya Allah kita diberi kesehatan untuk melalui wabah ini

  23. Kebetulan saya juga tinggal di Depok. Setiap hari dapat kabar di kecamatan ini sudah ada yang positif, di kecamatan ini juga, di kelurahan ini juga. Belum lagi share-an info yang sudah berlebih dan kebanyakan hoax. Jadi panas sedikit langsung panik, tenggorokan gatal sedikit langsung panik. Akhirnya daya putuskan untuk selalu mengecek keakuratan sebuah berita sebelum mempercayainya.

  24. Aku sebenarnya mager2 aja di rumah
    Cuma anak2 ini loh kasian ga sekolah, kegiatan di rumah dikit huhuhu

  25. Aku auto nyari penyebaran virus ini mbak karena memang agak jorok ya. Btw aku juga udah terapkan untuk selalu cuci tangan di rumah dan lingkungan rumah selalu bersih.

  26. Syarifani Mulyana

    Memang penyebaran virus covid-19 ini luar biasa. Upaya antisipasi orang juga luar biasa.
    Sampai mau cari masker, hand sanitizer susahnya minta ampun.
    Selama masih di rumah, kebiasaan cuci tangan selalu saya ingetin ke anak-anak dan orang rumah.
    Smoga wabah ini segera lenyap dari Indonesia.

  27. Di kampungku juga udah ada yg positif Teh, langsung suami auto ga ke masjid. Ngeri sih, takut dan panik juga, semoga segera berlalu wabah ini, aamiin.

  28. Bener bangeet Nchie..!dan kalau mau segera kembLi normal kita harus berjuang sama -samaa yaa

  29. Saya termasuk yang asyik aja di dalam rumah, Teh. Karena kita bisa juga kerja dari rumah ya…
    Semoga penyebaran virus corona bisa segera dihentikan, dan semua bisa sehat. Aamiin

  30. Ya mba. Dengan melakukan social distancing ini semoga secara perlahan dan pasti kota bisa cegah korona ya mba. Bismillah ini ikhtiar kita

  31. Jangan pergi ke sarana kesehatan kalau gak urgent bener banget teh, aku aja parno kemarin harusnya kontrol setelah opname aku gak dateng ke rumah sakit, udah sembuh ini 🙂

  32. Iya nih temanku yg dokter di RS malah bilang makin rame karena banyak yg parno flu.dikit lgs ke RS talut kena corona. Padahal mah dgn ke RS malah semakin rentan… Hrs nya kalau indikasinya sesuai yg ditetapkan baru dwh ke RS…

  33. Aku pribadi merasa senang dengan anjuran pemerintah mengenai social distancing.
    Apalagi kantorku memberlakukan WFH, meski bergantian.
    Malah untukku, aku lebih produktif waktu di rumah, hehe

  34. Semoga semua orang bias pada ngelakuin Social Dinstancing itu ya. Biar si Covid segera berlalu. Walopun sebenernya ku gak tahan kepengen jalan-jalan dan jajan-jajan. 😀

  35. Di minggu kedua ini malah kasus positif di kotaku perlahan bertambah Teh. Jadi berasa horor karena semua pemberitaan di grup whatsapp mengungkap detail alamat yang memang dekat dengan rumah.

  36. Sungguh ku merasa mulai bosan dengan keadaan kyk gini tapi ya gimana yaa. Yang bisa dilakukan emang muter otak gmn caranya enggak bisan berada di rumah ya mbak. Berdoa juga supaya vaksin buat virus ini ditemukan Ya Allah

  37. Pembiasaan hidup sehat ini juga penting untuk disosialisasikan, teh..
    Aku pribadi sukanya dulu jarang cuci tangan, heeuu~
    Semenjak ada pandemi seperti ini, jadi biasain ke anak-anak juga selalu cuci tangan, kaki dan baru boleh masuk kamar.

  38. Semoga kamu dan keluarga selalu sehat ya teh. Dan semoga virus corona ini cepat berakhir.

  39. Semoga kita semua sehat wal afiat ya Mbak, terhindar dari virus dan penyakit. Memang kudu tabah berjamaah menghadapi wabah ini..

  40. Stay at home dalam rangka social distancing ini rada berat juga dijalankan ya Teh. Ini yang saya rasakan yang biasa keluyuran setiap pagi jalan kaki. Terpaksa sekarang agak dikurangi frekuensi jalan kaki paginya.

    Sukabumi sepi banget Teh sejak anak sekolah belajar di rumah. Beberapa instansi juga sudah melakukan WFH. Saya gak tahu juga apakah anak-anak belajar di rumah akan ditambah lagi durasinya.

    Sehat selalu Teh Nchie dan keluarga ya.

    Salam dari saya di Sukabumi.

    • Haloo Mas Titik..
      Iya nih, gimana kita mah nurut sama pemerintah ajaa.
      Pengen sehat diri dan semuanya, mau ga mau dirumah aja menikmati yaaa.

      Aamin.
      Makasih , sehat juga buat keluarga di Sukabumi.

  41. Terima kasih tipsnya teh, bener banget ya. stay positive itu bisa meningkatkan imunitas juga dan pastinya menjaga kita tetap sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Please enter an Access Token on the Instagram Feed plugin Settings page.